Portal Berita Ekonomi Selasa, 27 Juni 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 13:54 WIB. Nintendo - Nintendo rilis SNES Classic Edition pada September 2017.
  • 13:37 WIB. Duterte - Otoritas Filipina sebut kesehatan presiden Duterte dalam keadaan baik.
  • 13:35 WIB. Volvo - Volvo Dan Autoliv bekerjasama dengan Nvidia kembangkan mobil berkonsep "self-driving".
  • 13:33 WIB. Apps - Pengguna Gear S3 bisa akses Spotify offline.
  • 13:23 WIB. Gadget - Samsung umumkan Galaxy Note 8 pada September 2017.
  • 13:20 WIB. Tekno - Hawking ingin bulan jadi hunian manusia.
  • 13:12 WIB. Gadget - Samsung mulai produksi massal chipset untuk IoT.
  • 13:07 WIB. Malware - McAfee: Ancaman malware di macOS meningkat.
  • 13:03 WIB. Medsos - Facebook akan rilis aplikasi khusus kreator konten video.
  • 12:45 WIB. Teror Pos Polisi - Tersangka penyerangan Polda Sumut jadi empat orang.
  • 12:44 WIB. Purwakarta - Dedi Mulyadi ditodong THR saat open house di rumah warga.
  • 12:31 WIB. VAR - FIFA menilai VAR membantu wasit dalam mengambil keputusan krusial.
  • 12:29 WIB. Presidential Threshold - Mendagri Tjahjo Kumolo menilai Presidential Threshold tidak melanggar konstitusi.
  • 12:28 WIB. China - China tuding petugas perbatasan India masuki wilayah mereka.
  • 12:26 WIB. Palembang - Alex Noerdin: Terima kasih untuk semua pihak yang sudah menjaga kondusifitas  di Sumsel.

Antisipasi Lonjakan saat Lebaran, BRI Siapkan Rp23 Triliun

Foto Berita Antisipasi Lonjakan saat Lebaran, BRI Siapkan Rp23 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk mengantisipasi lonjakan permintaan uang tunai oleh nasabahnya selama musim mudik Lebaran 2017 dengan menyiapkan uang tunai sekiar Rp23 triliun. Wakil Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan penurunan jumlah uang tunai yang disiapkan pada Lebaran tahun ini dibanding Lebaran 2016, karena jumlah nasabah BRI yang menggunakan produk transaksi non-tunai meningkat.

Adapun jumlah uang tunai yang disiapkan pada Lebaran tahun lalu sebesar Rp30 triliun. Dengan begitu, uang tunai yang disiapkan BRI untuk Lebaran pada tahun ini turun 23 persen dibanding tahun lalu.

"Ini karena nasabah sudah banyak yang menggunakan 'cashless', dan selain itu kita juga jaga efisiensi," kata Sunarso di Jakarta, Senin malam (19/6/2017).

Menurut Sunarso, pada Lebaran 2016, dari uang tunai yang disiapkan sebesar Rp30 triliun, hanya Rp20 triliun yang ditarik nasabah. Alhasil, terjadi inefisiensi karena BRI sudah terlanjur menarik dana yang berlebih sebanyak Rp10 triliun.

"Kalau misalkan kita sediain uang banyak tapi tidak kapakai itu jadi fosil. Disitu ada cost (biaya) juga. Makanya kita tahun ini gunakan angka minimalnya. Jadi itu alasan pertama itu untuk efisiensi," ujar dia.

BRI, lanjut Sunarso, juga ingin menghemat likuiditas agar dapat menggenjot penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh 12-14 persen (year on year/yoy). "Lebih baik dihemat untuk jaga likuiditas dan bisa nambah kreditnya," ujar dia.

Sementara untuk peningkatan transaksi non-tunai, Sunarso mencontohkan uang elektronik BRI (Brizzi) yang dipakai membayar jasa tol telah mencatat kenaikan volume dari 60 ribu transaksi per bulan pada tahun lalu menjadi 200 ribu transaksi per bulan.

"Nanti akan bertambah lagi pada Lebaran tahun ini, karena ada pembayaran non-tunai untuk tol sedang digencarkan," ujar dia.

Sebanyak Rp23 triliun uang tunai yang disiapkan BRI akan dipasok ke 24.564 anjungan tunai mandiri (ATM) BRI dan 462 unit kerja operasional (UKO). Untuk nasabah yang ingin melakukan transaksi non-tunai, BRI juga menyediakan 110.113 agen BRILink yang tersebar di seluruh Indonesia, e-banking BRI, e-channel BRI yang terdiri atas 24.564 ATM, 1.373 CDM/CRM, dan 257.712 EDC (electronic data capture/EDC), serta uang elektronik Bank BRI, yakni BRIZZI. (Ant)

Tag: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), lebaran

Penulis: ***

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,569.89 3,533.49
British Pound GBP 1.00 16,954.71 16,781.01
China Yuan CNY 1.00 1,962.84 1,943.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,386.00 13,252.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,105.09 9,997.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,716.31 1,699.04
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.62 9,540.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,950.82 14,798.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,126.84 3,092.65
Yen Jepang JPY 100.00 12,062.72 11,938.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5829.708 11.156 557
2 Agriculture 1801.653 46.187 21
3 Mining 1404.809 -2.273 44
4 Basic Industry and Chemicals 618.663 6.333 67
5 Miscellanous Industry 1498.263 8.474 42
6 Consumer Goods 2554.375 -3.199 43
7 Cons., Property & Real Estate 493.718 3.540 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.064 -4.697 59
9 Finance 949.728 -0.565 90
10 Trade & Service 919.994 6.912 126
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 27/06/2017 03:21 WIB

Kapal Ferry Tabrakan di Pelabuhan Merak

Selasa, 27/06/2017 03:00 WIB

Gempa 4 SR Guncang Tidore

Selasa, 27/06/2017 01:59 WIB

Jumat Pekan ini Jadi Puncak Arus Balik

Selasa, 27/06/2017 01:42 WIB

Lebaran, Tarif Kereta Ekonomi Naik