Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 Juli 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 13:52 WIB. Piala Emas - Kosta Rika akan menghadapi Amerika Serikat dalam semifinal Piala Emas pada 23 Juli mendatang.
  • 13:49 WIB. London - Chelsea akan segera merampungkan transfer Alvaro Morata dengan nilai transfer mencapai US$80 juta.
  • 13:48 WIB. Monaco - AS Monaco ancam akan menuntut klub yang melakukan pendekatan ilegal kepada Kylian Mbappe.
  • 13:01 WIB. BBRI - Bank Rakyat Indonesia mengatakan prospek kredit tambang masih positif.
  • 12:58 WIB. RALS - Ramayana Lestari Sentosa berencana membuka gerai baru di Jatinegara pada September mendatang.
  • 12:56 WIB. AISA - Harga saham Tiga Pilar Sejahtera anjlok setelah ada kabar penjualan beras medium bersubsidi dengan harga premium.
  • 12:53 WIB. Sriwijaya Air - Sriwijaya Air resmi mengoperasikan pesawat ATR72-600 guna melayani dua rute penerbangan di Papua.
  • 12:52 WIB. Yellow Pages - Yellow Pages resmi meluncurkan otomasi digital marketing untuk UMKM.
  • 12:51 WIB. BMRI - Bank Mandiri mendukung pengembangan BUMDesa di wilayah Karawang, Jawa Barat.
  • 11:39 WIB. DIM - Danareksa Investment Management bakal merilis RDPT senilai Rp1 triliun untuk proyek Bandara Kertajati.
  • 11:38 WIB. UNTR - United Tractors menggelontorkan pinjaman kepada anak usaha sekitar Rp1,29 triliun per Juni 2017.
  • 11:20 WIB. HMD Global - Chief Executive Officer (CEO) HMD Global, Arto Nummela mengundurkan diri secara mendadak.
  • 11:05 WIB. MotoGP - Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso ajukan keberatan soal aturan kualifikasi MotoGP.
  • 10:57 WIB. Liverpool - Barcelona ajukan penawaran US$80 juta untuk bintang Liverpool, Philipe Coutinho.

Sektor Properti Diperkirakan Bangkit Tahun 2017

Foto Berita Sektor Properti Diperkirakan Bangkit Tahun 2017
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Country General Manager Rumah 123 Ignatius Untung memperkirakan sektor properti akan kembali bangkit tahun 2017 melihat banyaknya kunjungan yang masuk dalam beberapa bulan terakhir ini.

"Kalau menurut data kami total penjualan pada tahun 2016 naik 180 persen dibandingkan tahun 2015," kata Untung di Jakarta, Sabtu (17/12/2016).

Penjualan tertinggi pada landed house mencapai 192 persen, sedangkan untuk apartemen pertumbuhannya 178 persen, kata dia menjelaskan.

Peningkatan penjualan, jelas Untung terjadi pada Semester II 2016 serta terus meningkat sampai dengan akhir tahun 2016, tertinggi terjadi pada Oktober 2016, papar Untung.

Untung juga melihat beberapa pengembang besar melanjutkan pembangunan proyek properti yang sempat tertunda, termasuk mengiklankan produknya melalui media massa.

Kebijakan pemerintah juga sangat mendukung seperti subsidi untuk rumah menengah ke bawah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), penyediaan KPR Mikro, serta skema kredit perbankan yang semakin mudah serta tingkat bunga rendah, kata Untung.

Sedangkan, menurut Deputy Corporate Marketing PT Intiland Development Tbk, Andrew Rahardjo sektor ekonomi saat ini mendukung bagi pengembangan properti, namun tidak cukup hanya itu dibutuhkan juga stabilitas politik.

Berbicara di depan peserta Property Outlook 2013 yang diselenggarakan rumah123.com pada Rabu (14/12), Andrew berharap pemerintah dapat segera meredakan iklim politik saat ini.

Sedangkan GM Marketing Citra Raya, Yance Onggo mengatakan, untuk membangun properti pada intinya jangan memaksakan diri, kalau memang peluangnya belum ada.

Dengan kondisi sekarang pembeli lebih suka memilih rumah dengan fasilitas bunga serendah mungkin serta masa tenor sepanjang mungkin, untuk type rumah mewah saat ini belum banyak peminatnya, kata Yance menjelaskan.

"Kalau punya proyek konsep dan nilainya bagus, tetapi tidak cukup hanya itu ada juga yang harus diperhatikan yakni psikologis pembeli, itu juga harus mendapat perhatian," jelas dia.

Lebih jauh Direktur Mortgage and Consumer Banking BTN, Handayani mengatakan, perlunya bagi perbankan menentukan kapan harus merilis produk dalam kondisi saat ini sebenarnya peluangnya sangat besar dan perbankan siap untuk mendukung hal tersebut.

Hal senada juga dikemukakan Chief Economist Bank Mandiri Dendi Ramdani yang melihat indikator ekonomi di tahun 2017 seluruhnya mendukung sehingga merupakan wajar apabila sektor properti akan bangit di tahun tersebut. (Ant)

Tag: Properti

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,571.05 3,534.37
British Pound GBP 1.00 17,368.17 17,186.40
China Yuan CNY 1.00 1,986.20 1,966.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,390.00 13,256.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,627.64 10,514.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.13 1,697.64
Dolar Singapura SGD 1.00 9,799.47 9,697.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,579.27 15,420.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,124.13 3,090.70
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.39 11,848.41

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5825.208 18.518 558
2 Agriculture 1788.737 13.505 18
3 Mining 1476.890 7.291 44
4 Basic Industry and Chemicals 622.547 -0.749 67
5 Miscellanous Industry 1448.236 10.992 41
6 Consumer Goods 2518.016 15.644 45
7 Cons., Property & Real Estate 484.901 2.296 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1187.750 3.619 60
9 Finance 956.887 1.979 89
10 Trade & Service 916.105 -1.985 129
No Code Prev Close Change %
1 MABA 975 1,215 240 24.62
2 PALM 352 420 68 19.32
3 SIMA 580 690 110 18.97
4 TBMS 1,070 1,250 180 16.82
5 SQMI 510 585 75 14.71
6 BINA 1,100 1,250 150 13.64
7 AGRS 334 378 44 13.17
8 WICO 386 436 50 12.95
9 ARII 545 615 70 12.84
10 BBHI 222 250 28 12.61
No Code Prev Close Change %
1 HOME 298 224 -74 -24.83
2 IBST 2,600 2,000 -600 -23.08
3 MFMI 900 770 -130 -14.44
4 CNTX 700 600 -100 -14.29
5 MLPT 795 695 -100 -12.58
6 MREI 3,500 3,130 -370 -10.57
7 OKAS 83 75 -8 -9.64
8 SAFE 388 352 -36 -9.28
9 BMSR 130 119 -11 -8.46
10 GPRA 166 154 -12 -7.23
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 352 356 4 1.14
2 ADHI 1,955 2,180 225 11.51
3 INDY 885 945 60 6.78
4 WSBP 440 430 -10 -2.27
5 LEAD 65 64 -1 -1.54
6 PBRX 535 540 5 0.93
7 TLKM 4,600 4,630 30 0.65
8 ADRO 1,765 1,820 55 3.12
9 WIKA 1,975 2,010 35 1.77
10 BUMI 350 344 -6 -1.71