Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Antraks - YLKI minta pemerintah cepat tangani dugaan kasus virus antraks di Kabupaten Kulon Progo.
  • Bulog - Bulog Cianjur pasok kebutuhan pokok untuk progam e-warong Kota Sukabumi.
  • Anthraks - Wakil Ketua Komisi IX DPR Partaonan Daulay minta pemerintah serius sikap dugaan virus anthraks di Kulon Progo.
  • Vietnam - Kepolisian Vietnam tahan seorang warga karena sebar informasi yang diduga berisi propaganda antipemerintah.
  • Australia Open - Federer melaju ke perempat final Australia Open usai menang atas Nishikori 6-7 (4), 6-4, 6-1, 4-6, dan 6-3.
  • Rod Laver -  Juara bertahan Australia Open Angelique Kerber harus tersingkir di babak keempat usai kalah 2-6 dan 3-6 dari petenis AS Coco Vandeweghe
  • Agrikultur - Nelayan cantrang masih menunggu kepastian untuk tetap dapat melaut sembari mengurus peralihan alat penangkap ikan.

Mati Lampu, Produksi Surat Suara Pilgub DKI Menyusut

Foto Berita Mati Lampu, Produksi Surat Suara Pilgub DKI Menyusut
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Produksi surat suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta di percetakan PT Adi Perkasa Makassar menyusut akibat pemadaman listrik bergilir yang terus melanda Kota Daeng. Meski demikian, penyusutan itu tidaklah terlalu mengganggu dan masih sesuai target. Pihak percetakan tetap yakin mampu menyelesaikan 7,2 juta surat suara Pilgub DKI Jakarta.

Direktur Utama PT Adi Perkasa Makassar Makmur Daeng Nakku mengatakan estimasi produksi surat suara per harinya mencapai 1,4 juta lembar dalam kondisi normal. Namun, akibat mati lampu produksi surat suara di hari pertama cuma 1,2 juta lembar.

"Itu masih normal karena kita target paling tidak satu juta lembar per hari," kata Makmur saat ditemui Warta Ekonomi di kantornya, Makassar, Selasa (10/1/2017).

Menurut Makmur, berkurangnya produksi surat suara disebabkan adanya jeda pengerjaan pada mesin cetak saat mati lampu. Butuh waktu beberapa menit untuk kembali menormalkan jalannya mesin cetak saat transisi dari listrik PLN ke genset.

"Jadinya, bobot pekerjaan sedikit menurun. Tapi, secara keseluruhan tidak signifikan dan kami juga sudah siapkan genset dengan daya 125 KVA," ucap dia.

PT Adi Perkasa Makassar sedari awal memberikan prioritas perampungan surat suara Pilgub DKI Jakarta. Makmur menyebut pertimbangannya yakni jumlah DPT yang sangat besar dibandingkan dengan pilkada lain. Selain itu, gaung Pilgub DKI Jakarta yang besar membuat nama perusahaannya menjadi taruhan. Tentunya, pihaknya akan berusaha menyukseskan pencetakan surat suara tersebut tepat waktu.

Makmur melanjutkan pengalaman perusahaannya dalam mencetak surat suara menjadi jaminan. Untuk pilkada tahun ini saja, pihaknya mendapatkan kepercayaan mengerjakan 23 surat suara maupun logistik pesta demokrasi. Dua di antaranya berskala provinsi yakni DKI Jakarta dan Gorontalo. Sisanya, pilkada tingkat kabupaten/kota.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu DKI Jakarta Minah Susanti mengatakan insiden mati lampu mesti diantisipasi pihak percetakan. Terlebih, Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir memang sering dilanda pemadaman listrik bergilir. Ia tidak menginginkan insiden mati lampu mengganggu proses percetakan.

"Semoga tidak terjadi lagi. Kalau pun kejadian, ya sudah harus diantisipasi," kata Minah saat mengecek pencetakan perdana surat suara Pilgub DKI Jakarta.

Menurut Minah, insiden mati lampu bila dibiarkan tanpa antisipasi bisa berdampak domino, mulai dari percetakan hingga distribusi. Ia khawatir pihak percetakan tidak bisa menyelesaikan target 7,2 juta surat suara tepat waktu yakni selama delapan hari. Imbasnya, proses distribusi surat suara di ibu kota juga bisa molor.

 

Tag: PT Adi Perkasa Makassar, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), DKI Jakarta

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5254.311 -44.637 539
2 Agriculture 1894.581 -24.228 21
3 Mining 1381.906 -15.398 43
4 Basic Industry and Chemicals 534.376 -3.276 66
5 Miscellanous Industry 1329.269 -22.152 42
6 Consumer Goods 2332.767 -12.449 39
7 Cons., Property & Real Estate 521.596 -1.551 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.623 -27.356 56
9 Finance 800.382 -5.744 89
10 Trade & Service 857.727 3.453 122
No Code Prev Close Change %
1 DEWA 54 72 18 33.33
2 PLIN 3,640 4,550 910 25.00
3 NAGA 175 218 43 24.57
4 SKLT 795 925 130 16.35
5 PTSN 66 76 10 15.15
6 WOMF 197 226 29 14.72
7 BRMS 78 89 11 14.10
8 NIKL 3,010 3,400 390 12.96
9 UNSP 50 56 6 12.00
10 IKAI 82 90 8 9.76
No Code Prev Close Change %
1 INCF 480 390 -90 -18.75
2 UNIC 2,720 2,230 -490 -18.01
3 WAPO 67 57 -10 -14.93
4 TBMS 785 680 -105 -13.38
5 ARTA 282 246 -36 -12.77
6 PGLI 61 54 -7 -11.48
7 AHAP 196 174 -22 -11.22
8 POLY 75 67 -8 -10.67
9 PLAS 228 206 -22 -9.65
10 MGNA 121 110 -11 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 DEWA 54 72 18 33.33
2 UNSP 50 56 6 12.00
3 BRMS 78 89 11 14.10
4 ENRG 50 50 0 0.00
5 TLKM 3,970 3,830 -140 -3.53
6 SRIL 252 250 -2 -0.79
7 PBRX 440 442 2 0.45
8 ADRO 1,730 1,730 0 0.00
9 KREN 438 446 8 1.83
10 BHIT 136 142 6 4.41