Portal Berita Ekonomi Senin, 27 Maret 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 15:06 WIB. SGRO - Sampoerna Agro Tbk. mengantongi penjualan sebesar Rp2,91 triliun pada 2016 atau turun tipis 2,8% dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
  • 14:55 WIB. KBLI - KMI Wire and Cable Tbk. membukukan pertumbuhan penjualan bersih 5,64% sepanjang 2016 menjadi Rp2,81 triliun.
  • 14:17 WIB. NBA Score (27/3) - Philadelphia 76ers 94 - 137 Indiana Pacers
  • 14:17 WIB. NBA Score (27/3) - Oklahoma City Thunder 125 - 137 Houston Rockets
  • 14:17 WIB. NBA Score (27/3) - Chicago Bulls 109 - 94 Milwaukee Bucks
  • 14:16 WIB. NBA Score (27/3) - Phoenix Suns 106 - 120 Charlotte Hornets
  • 14:13 WIB. Mediacorp - Mediacorp akan meningkatkan bisnis di platform digital.
  • 14:06 WIB. Teknologi - Terbukti tak langgar paten, Apple terbebas dari larangan jual iPhone di China.
  • 14:00 WIB. Science - Latih astronot, NASA gunakan teknologi Mixed Reality.
  • 13:54 WIB. London -  AstraZeneca said on Monday it had won approval for its lung cancer pill Tagrisso in China.
  • 13:54 WIB. Manchester - Jesse Lingard akan memperpanjang kontraknya bersama MU yang akan habis akhir musim ini.
  • 13:15 WIB. Houston - Shell Plc and Anadarko Petroleum Corp may let a 10-year joint venture in the oil-rich Permian Basin of Texas expire and split their properties.
  • 13:10 WIB. Hong Kong -  Citigroup Inc plans to double its wealth management assets in South Korea, currently at about US$3 billion, by 2020.
  • 13:10 WIB. Arab Saudi - Arab Saudi menghentikan impor unggas dari Tennessee, AS, untuk mencegah penyebaran virus flu burung.
  • 13:07 WIB. Inggris - Pihak kepolisian Inggris menangkap seorang pria berusia 30 tahun terkait serangan teror London.
  • 13:07 WIB. Seoul - Hyundai Motor has suspended production at one of its Chinese factories for a week amid political spat.
  • 11:15 WIB. WNI - WNI asal Rembang dipulangkan ke Indonesia setelah enam bulan dipenjara di Mekkah, Arab Saudi.
  • 10:14 WIB. Kurs Rupiah - Hari Ini (27/3) kurs rupiah referensi Bank Indonesia Rp 13,314.00 per dolar AS.
  • 09:22 WIB. Kurs Rupiah - Pagi ini (27/3) Rupiah dibuka menguat 19.00 poin (0.14%) ke Rp 13,308.00 per dolar AS dibanding kemarin di Rp 13,327.00. (Data Bloomberg).
  • 09:18 WIB. Kurs Rupiah - Pagi ini  (27/3) Rupiah dibuka melemah 41.18 poin (0.29%) ke Rp 14,429.35 per Euro dibanding sore kemarin di Rp 14,388.17 (Data Bloomberg).
  • 09:07 WIB. Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (27/3) Rp 531.000 per gram.

Budidaya Mutiara Berkelanjutan Dukung Kelestarian SDA

Foto Berita Budidaya Mutiara Berkelanjutan Dukung Kelestarian SDA
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengatakan budidaya kerang mutiara berkelanjutan mendukung kelestarian sumber daya alam sehingga masyarakat juga perlu disosialisasikan untuk dapat mendukung budidaya berkelanjutan tersebut.

"Keterlibatan masyarakat pesisir merupakan elemen penting dalam kegiatan budidaya kerang mutiara. Selain untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar, keberlanjutan usaha akan jadi lebih terjamin," kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto, Kamis (16/3/2017).

KKP, ujar dia, juga telah mendorong industri budidaya kerang mutiara untuk melakukan pemetaan zonasi guna memastikan lokasi yang aman untuk budidaya, serta senantiasa meningkatkan kualitas mutiara melalui kegiatan perekayasaan genetik untuk menghasilkan benih serta induk yang bermutu yang dilakukan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perikanan Budidaya seperti di Karangasem-Bali dan Lombok-NTB.

Selain itu, Slamet juga mengemukakan bahwa KKP juga telah mendorong pemberdayaan masyarakat, mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian alam, melalui pola segmentasi usaha.

"Segmentasi usaha dilakukan sebagai upaya untuk mengurai eksklusifitas perusahaan budidaya mutiara, mengurangi kesenjangan, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir," paparnya.

Slamet menuturkan, masyarakat dapat diberdayakan untuk membudidayakan benih sampai dengan ukuran 7 -10 cm, selanjutnya hasil budidaya masyarakat dapat dijual kepada perusahaan pembesaran kerang mutiara untuk menghasilkan mutiara berkualitas.

Apalagi, potensi lahan budidaya laut di Indonesia masih membuka peluang yang sangat besar untuk dikembangkan. Dari total potensi lahan perikanan budidaya, sekitar 17,91 juta hektare atau 68 persen dari total potensi merupakan potensi lahan budidaya laut, sedang yang termanfaatkan baru sekitar 325 ribu hektare atau sekitar 2,7 persen.

Sebelumnya, pengelolaan kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang menekankan pengelolaan sektor perikanan berkelanjutan membawa banyak perubahan positif sehingga layak didukung berbagai pemangku kepentingan.

"Masyarakat terutama para 'stakeholders' (pemangku kepentingan) inti mendukung kebijakan KKP karena kebijakan itu sudah teruji secara keilmuwan dan dikonfirmasi langsung orang-orang yang mempunyai kepakaran kelas dunia. Hasil kebijakan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Suseno Sukoyono.

Menurut Suseno, hal tersebut terindikasi, antara lain, berdasarkan hasil kerja sama penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) KKP dengan University of California Santa Barbara (UCSB) yang menunjukkan bahwa perubahan positif akibat penerapan tata kelola berkelanjutan di RI.

Selain itu, ujar dia, dalam diskusi dengan sejumlah pihak baik dari dalam maupun luar negeri juga menyampaikan yang dilakukan Indonesia layak menjadi model pengelolaan perikanan di negara lain. (Ant)

Tag: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Kkp.go.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5567.134 3.375 540
2 Agriculture 1824.655 -14.401 21
3 Mining 1492.425 9.624 43
4 Basic Industry and Chemicals 580.406 1.919 66
5 Miscellanous Industry 1442.324 10.727 42
6 Consumer Goods 2417.761 8.829 39
7 Cons., Property & Real Estate 506.470 2.079 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1091.616 -5.792 57
9 Finance 878.990 -2.246 89
10 Trade & Service 905.716 -0.379 122
No Code Prev Close Change %
1 PORT 464 580 116 25.00
2 AHAP 200 238 38 19.00
3 APLI 105 124 19 18.10
4 PLIN 3,490 4,100 610 17.48
5 MYOH 710 805 95 13.38
6 JRPT 860 970 110 12.79
7 HOME 258 290 32 12.40
8 SMBR 2,640 2,950 310 11.74
9 FAST 1,355 1,495 140 10.33
10 SRIL 314 338 24 7.64
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 132 86 -46 -34.85
2 MKNT 448 352 -96 -21.43
3 MTSM 478 378 -100 -20.92
4 ASBI 350 282 -68 -19.43
5 IBST 1,800 1,500 -300 -16.67
6 STAR 101 86 -15 -14.85
7 JECC 6,975 6,000 -975 -13.98
8 RMBA 450 404 -46 -10.22
9 PSDN 162 146 -16 -9.88
10 NIPS 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 314 338 24 7.64
2 MAMI 132 86 -46 -34.85
3 STAR 101 86 -15 -14.85
4 BMTR 510 525 15 2.94
5 PGLI 62 65 3 4.84
6 PBRX 535 535 0 0.00
7 TLKM 4,090 4,080 -10 -0.24
8 PSDN 162 146 -16 -9.88
9 KREN 402 398 -4 -1.00
10 BRPT 2,790 2,960 170 6.09