Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        'Astaghfirullah, Isu Saya PKI Masih Ada'

        'Astaghfirullah, Isu Saya PKI Masih Ada' Kredit Foto: Sekretariat Presiden
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Joko Widodo tidak henti-hentinya mengklarifikasi tentang tuduhan sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI). Ia mengaku tidak habis pikir isu yang muncul sejak tahun 2014 itu terus digoreng hingga Pilpres 2019.?

        "Isu-isu sejak saya (pilpres) 2014 sampai sekarang masih ada, Presiden Jokowi itu PKI, coba, astaghfirullah,? ujarnya Pada acara penyerahan 10.000 sertifikat tanah untuk rakyat warga Jakarta Utara di Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Jokowi kembali meluruskan tudingan tersebut, Rabu (17/10/2018).

        Lanjutnya, Ia kembali menjelaskan bahwa dirinya lahir pada tahun 1961. Sementara PKI dibubarkan di tahun 1965. Artinya, Jokowi ketika itu masih berumur 4 tahun saat PKI dibubarkan.

        ?Masak ada PKI balita kalau ada fitnah dan hoax seperti itu, kita mikir, logis enggak," ujarnya lagi.

        Lebih lanjut, Ia menilai isu PKI tersebut tidak masuk akal. Sebab secara silsilah, Jokowi lahir dan besar di Solo yang dipenuhi oleh ormas-ormas Islam.

        "Orang tuanya, kakek neneknya, orang tua Di solo. Tanya aja di masjid di dekat rumah orang tua saya. NU, Muhammadiyah, Al Irsyad ada di Solo. Ormas-ormas semuanya ada di Solo tanyakan saja gampang banget,? tambah Jokowi.

        Oleh karena itu, Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah menelan mentah-mentah informasi dan harus mencari klarifikasi atas informasi tersebut.

        "Jangan gampang termakan seperti itu," tutupnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Vicky Fadil

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: