Kredit Foto: TRIV
Platform perdagangan aset kripto PT Tiga Inti Utama (Triv) menilai industri kripto Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan besar, dengan catatan perkembangan tersebut harus dibarengi regulasi yang jelas, edukasi yang kuat, serta inovasi yang dilakukan secara bertanggung jawab.
CEO & Founder Triv Gabriel Rey menyampaikan bahwa keberlanjutan industri kripto sangat bergantung pada keseimbangan antara inovasi dan kepatuhan. Menurutnya, tanpa kerangka regulasi yang tegas dan literasi yang memadai, pertumbuhan industri berisiko tidak berkelanjutan.
“Industri kripto Indonesia memiliki peluang besar untuk terus berkembang, asalkan didukung regulasi yang jelas, literasi yang memadai, serta inovasi yang mengutamakan keberlanjutan,” kata Gabriel Rey dalam keterangannya, Minggu (18/1/2026).
Baca Juga: Bos Triv Blak-blakan Soal Rencana Bisnis dan Strategi 2026
Ia menegaskan, kemampuan Triv bertahan dan tumbuh selama lebih dari satu dekade tidak terlepas dari strategi jangka panjang perusahaan yang konsisten. Strategi tersebut mencakup fokus pada kepercayaan pengguna, kepatuhan terhadap regulasi, kemampuan beradaptasi dengan dinamika pasar, serta komitmen membangun ekosistem kripto secara berkelanjutan.
“Kepercayaan pengguna adalah aset terbesar kami. Dengan menjaga kepatuhan, beradaptasi terhadap perubahan, dan berkomitmen jangka panjang terhadap ekosistem, kami optimistis Triv dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Rey.
Baca Juga: Triv Foundation Luncurkan Beasiswa F.I.R.E untuk Talenta Blockchain
Memasuki 2026, Triv menetapkan fokus strategis pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan edukasi dan literasi kripto bagi masyarakat Indonesia. Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan pertumbuhan perusahaan tetap sejalan dengan perkembangan industri dan kebutuhan pengguna.
“Fokus utama kami tahun ini adalah memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna, serta memperluas edukasi dan literasi kripto agar masyarakat semakin memahami aset digital secara utuh dan bertanggung jawab,” kata Rey.
Selain itu, Triv juga membuka peluang pengembangan produk baru dan kolaborasi strategis yang dinilai sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan. Namun, setiap inisiatif pengembangan akan dilakukan secara selektif dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi dan perlindungan pengguna.
“Pengembangan produk maupun kolaborasi strategis akan kami lakukan dengan memastikan seluruh inisiatif selaras dengan prinsip kepatuhan dan memberikan nilai tambah nyata bagi pengguna,” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: