- Home
- /
- Government
- /
- Government
Ini Profil Solikin M Juhro, Orang Dalam BI yang Bersaing dengan Keponakan Prabowo
Kredit Foto: Cita Auliana
Presiden Prabowo Subianto mengajukan nama Solikin M. Juhro sebagai salah satu calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Solikin merupakan pejabat internal BI yang saat ini menjabat sebagai Asisten Gubernur sekaligus Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial.
Pengajuan nama tersebut menempatkan Solikin dalam bursa calon Deputi Gubernur BI, bersaing dengan sejumlah kandidat lain yang diusulkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Juda Agung. Proses selanjutnya akan dilanjutkan melalui mekanisme uji kepatutan dan kelayakan di DPR RI.
Karier Solikin M. Juhro di Bank Indonesia dimulai pada 1994. Selama lebih dari tiga dekade, ia telah menduduki berbagai posisi strategis di bank sentral.
Solikin pernah menjabat sebagai Kepala Institut Bank Indonesia pada periode 2017–2022. Setelah itu, ia dipercaya memimpin Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2022–2023. Sejak 2023 hingga saat ini, Solikin menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, sekaligus mengemban tugas sebagai Asisten Gubernur.
Baca Juga: Kembali Dicalonkan Jadi Deputi, Siapa Dicky Kartikoyono Pejabat BI Berharta Rp8,39 Miliar?
Di tengah proses pencalonan tersebut, laporan harta kekayaan Solikin M. Juhro turut menjadi perhatian. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun 2024 yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 27 Maret 2025, total harta kekayaan Solikin tercatat sebesar Rp19,89 miliar.
Mayoritas kekayaan Solikin berupa aset tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp13,05 miliar. Aset properti tersebut tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Bogor, dan Tangerang. Aset terbesar berupa tanah dan bangunan di Tangerang senilai Rp6 miliar, serta properti di Jakarta Timur senilai Rp4 miliar yang diperoleh melalui hibah tanpa akta.
Selain properti, Solikin melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp651,2 juta, yang terdiri atas Toyota Alphard, Toyota Fortuner, dan sepeda motor Honda Vario.
Baca Juga: Segini Harta Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Jadi Calon Deputi BI
Solikin juga mencatat kepemilikan harta bergerak lainnya sebesar Rp2,54 miliar, surat berharga senilai Rp1,65 miliar, serta kas dan setara kas sebesar Rp2,16 miliar.
Solikin M. Juhro lahir di Surabaya pada 1967. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas Airlangga pada 1991.
Pendidikan magister Solikin ditempuh di luar negeri. Ia meraih gelar Master of Applied Economics dari University of Michigan pada 1998 dan Master of Economics dari University of Maryland pada 2001. Gelar Doktor di bidang Ekonomi Moneter diperolehnya dari Universitas Indonesia pada 2005.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: