Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Investor Global Soroti Stabilitas Ekonomi Indonesia di Forum Davos

        Investor Global Soroti Stabilitas Ekonomi Indonesia di Forum Davos Kredit Foto: Dok. BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kepercayaan investor internasional terhadap perekonomian Indonesia kembali menguat dalam forum World Economic Forum (WEF) Davos 2026 di Swiss.

        Pemerintah menilai respons positif tersebut tercermin dari tingginya antusiasme pengunjung terhadap Indonesia Pavilion yang dibuka sepanjang perhelatan WEF.

        Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyampaikan bahwa investor global memandang Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan prospektif.

        Penilaian itu, menurut dia, muncul di tengah ketidakpastian ekonomi dunia dan fragmentasi geopolitik yang masih berlangsung.

        "Jadi, memang appetite dari investor yang hadir di Indonesia Pavilion sangat baik. Investor melihat Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil serta indikator-indikator lainnya sangat positif. Dan, juga sektor-sektor misalnya food security, energy transition mendapatkan perhatian tinggi di sini," kata Rosan.

        Indonesia Pavilion diresmikan pada Rabu (21/1/2026) sebagai bagian dari diplomasi investasi Indonesia di panggung global.

        Peresmian dilakukan Rosan bersama CIO Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, Duta Besar RI untuk PBB Sidharto Reza Suryodipuro, serta Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri Bernardino Vega.

        Rosan menjelaskan paviliun tersebut menampilkan berbagai agenda pemerintah dan dunia usaha, termasuk pembaruan kebijakan, regulasi, serta peluang investasi di Indonesia.

        "Total ada 13 panel di Indonesia Pavilion. Dan responnya positif, tamu-tamu senang dengan pavilion Indonesia, karena terbuka dan menarik. Kita menampilkan beberapa hal, baik yang ditampilkan oleh pemerintah maupun dunia usaha, seperti Kadin dan lain-lain," ujar Rosan.

        "Termasuk kita juga menampilkan apa saja update dari kebijakan, regulasi, dan peluang investasi di Indonesia, yang memang harus disampaikan kepada investor global," tambah Rosan.

        Paviliun tersebut berlangsung sepanjang WEF Davos 2026 dengan mengusung tema Indonesia Endless Horizons dan merupakan hasil kerja sama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Danantara Indonesia, serta Kadin Indonesia.

        Rosan menegaskan peresmian paviliun itu menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk menegaskan posisinya sebagai mitra dialog dan investasi yang kredibel.

        Melalui kehadiran terpadu pemerintah, dunia usaha, dan perwakilan diplomatik, Indonesia menyampaikan kesiapan memperluas kerja sama ekonomi jangka panjang.

        Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa kebijakan ekonomi Indonesia disusun secara terukur dan berbasis data.

        Baca Juga: Tandatangani BoP Charter di Davos, Presiden Prabowo: Peluang Nyata Perdamaian Gaza

        Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam pidatonya pada WEF Davos, Kamis (22/1/2026) waktu setempat.

        "Kebijakan kami telah dan akan selalu dirancang secara tepat," ujar Presiden.

        Presiden menjelaskan stabilitas nasional yang menopang kebijakan ekonomi lahir dari pilihan konsisten Indonesia untuk mengedepankan persatuan, kolaborasi, dan hubungan bersahabat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: