Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sentimen Risk-off, Harga Bitcoin (BTC) Turun ke US$86.000

        Sentimen Risk-off, Harga Bitcoin (BTC) Turun ke US$86.000 Kredit Foto: Kliring Berjangka Indonesia
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Harga Bitcoin (BTC) melemah tipis pada perdagangan di Senin (26/1). Hal ini terjadi di tengah sentimen risk-off yang melanda pasar global, ketika investor beralih ke aset lindung nilai dan mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

        Dilansir dari Coinmarketcap, Bitcoin diperdagangkan dalam kisaran US$86.000. Ia merupakan level yang dinilai krusial menjelang padatnya agenda makroekonomi pekan ini.

        Baca Juga: UBS Akan Buka Akses Investasi Kripto, Dimulai Lewat Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH)

        APAC Derivatives Trading Lead FalconX, Sean McNulty menyebut bahwa sejumlah peristiwa global berpotensi mengubah arah sentimen pasar secara cepat, sementara pergerakan kripto semakin sensitif terhadap dinamika tersebut.

        “Pelemahan hari ini lebih merupakan jeda, bukan pemulihan besar,” kata McNulty.

        Tekanan terhadap bitcoin juga terlihat dari arus dana keluar pada produk dari exchange-traded funds (ETF). Spot Bitcoin mencatat arus keluar selama lima hari berturut-turut, dengan total mencapai US$1,7 Miliar. Investor disebut khawatir terhadap ancaman tarif hingga ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

        Baca Juga: Bitcoin (BTC) Tertekan Saat Geopolitik Panas, Analis: Investor Lebih Pilih Emas!

        Pergeseran ke aset aman juga terlihat di pasar lain. Harga emas melonjak menembus US$5.100. Angka tersebut mencerminkan krisis kepercayaan terhadap aset berbasis dolar, yang mendorong permintaan terhadap instrumen lindung nilai tradisional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: