China dan Xi Jinping Disebut Punya Kunci Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Kredit Foto: Sputnik/Kremlin/Ramil Sitdikov
Presiden China, Xi Jinping disebut-sebut memiliki peran kunci untuk mengakhiri perang berkepanjangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.
Dilansir dari Reuters, Rabu (28/1), Perdana Menteri Finlandia, Petteri Orpo mengatakan bahwa sosok tersebut memiliki peluang besar untuk membantu mengakhiri perang terkait dengan memanfaatkan pengaruhnya terhadap Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Baca Juga: Rencana Terbitkan Lisensi Ekspor, Baja dari China Akan Lebih Murah dan Berkualitas?
Xi disebutkan juga bisa mengurangi kerja sama dengan Moskow. Hal itu akan menjadi beban tambahan bagi Rusia.
Orpo secara konsisten menyerukan dukungan internasional yang kuat bagi Ukraina. Ia juga terus melakukan upaya diplomatik untuk menghentikan perang.
Adapun Presiden China, Xi Jinping mengatakan bahwa pihaknya menjunjung sistem internasional yang berpusat pada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia juga mendorong tatanan dunia multipolar yang berlandaskan globalisasi ekonomi.
Xi menegaskan bahwa negaranya mendukung multilateralisme dan kerja sama internasional sebagai fondasi stabilitas global, termasuk dalam penyelesaian konflik internasional.
China hingga kini menyatakan sikap netral terhadap konflik Ukraina. Namun mereka tetap menjaga hubungan politik dan ekonomi yang erat dengan Rusia.
Baca Juga: Kalah dengan Produsen Mobil China, Pabrik Suzuki di Thailand Dijual ke Ford
Peran China sendiri dinilai penting karena hubungan dekatnya dengan Rusia. Ia dapat digunakan untuk mendorong tercapainya solusi damai atas konflik dari Moskow-Kiev.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: