Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rumah di Siak Belum Semua 'Terang', Bupati Afni Temui PLN

        Rumah di Siak Belum Semua 'Terang', Bupati Afni Temui PLN Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Siak -

        Bupati Siak Dr Afni Zulkifli menyampaikan belum seluruh rumah di daerahnya teraliri listrik. 

        Tantangan terbesar bagi rumah-rumah yang belum teraliri listrik di Siak karena status kawasan seperti hutan lindung, HGU, HTI, dan kawasan Migas Barang Milik Negara (BMN). 

        "Kalau status kawasan ini terus dijadikan alasan, maka persoalan listrik tidak akan pernah selesai. Lebih dari 80 kampung dan kelurahan di Siak bersinggungan dalam dan sekitar kawasan HTI, HGU dan BMN,” kata Afni saat menemui kepala Kantor PLN UP3 di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (27/1). 

        Afni menegaskan, pihaknya siap berkolaborasi dengan PLN untuk mencari solusi terbaik bagi wilayah yang belum teraliri listrik di Siak, termasuk dalam penyelesaian perizinan dan hambatan teknis di lapangan. 

        Ia juga meminta agar tim Pemkab Siak dan PLN dapat langsung mendiskusikan titik-titik wilayah yang belum teraliri listrik. 

        Sementara Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K PLN) Provinsi Riau, Denny Yendra mengatakan, empat lokasi di Siak akan mendapatkan Program Listrik Desa (Lisdes) melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) APBN 2025.

        Empat lokasi tersebut yakni Dusun Muara Kelantan, Tumang Siak, Dusun Bedeng, Dusun Suka Pudung, dan Dusun Bukit Keramat.

        "Dari jumlah tersebut, dua lokasi telah menunjukkan progres pembangunan, sementara dua lainnya masih menunggu kelengkapan perizinan," ujar Denny. 

        Total pembangunan jaringan yang dibangun nantinya di wilayah tersebut meliputi Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 29,15 kilometer, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 22,27 kilometer, serta pembangunan gardu listrik sebanyak 700 KVA.

        Rinciannya, jelas Denny, Dusun Muara Kelantan Tumang Siak di Kecamatan Sungai Mandau memiliki JTM sepanjang 7,7 kilometer, JTR 6,505 kilometer, dan gardu 100 KVA.

        Dusun Bedeng di Kecamatan Sungai Mandau memiliki JTM sepanjang 12,28 kilometer, JTR 9,94 kilometer, serta gardu 400 KVA.

        Sementara itu, Dusun Suka Pudung di Desa Minas Barat, Kecamatan Minas, direncanakan dengan JTM sepanjang 4,2 kilometer, JTR 3,02 kilometer, dan gardu 100 KVA. Lalu di Dusun Bukit Keramat memiliki JTM sepanjang 4,9 kilometer, JTR 2,805 kilometer, dan gardu 100 KVA.

        "Untuk progres pelaksanaan, dua lokasi telah berjalan. Dusun Muara Kelantan Tumang Siak telah mencapai progres 100 persen, sementara Dusun Bedeng saat ini masih dalam tahap pendirian tiang," kata Denny.

        Denny juga mengaku, masih ada dua wilayah lainnya di Siak yang belum teraliri listrik, yakni Dusun Suka Pudung dan Dusun Bukit Keramat di Desa Minas Barat.

        Baca Juga: Wamen ESDM: Pembayaran Kompensasi BBM dan Listrik Kini Cair Tiap Bulan

        Pembangunan aliran listrik belum bisa dilaksanakan di sana karena masih memerlukan izin dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Sebab wilayah tersebut masuk BMN. 

        "Saat ini proses pengurusan izin prinsip serta izin pendayagunaan dari Kementerian Keuangan sebagai syarat utama agar PLN dapat membangun jaringan listrik di kawasan BMN tengah berjalan," pungkasnya. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Sahril Ramadana
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: