Kredit Foto: BYD
BYD Atto 4 resmi masuk pasar Indonesia dengan harga on-the-road (OTR) diperkirakan Rp 464,33 juta untuk varian full listrik, menandai langkah serius pabrikan China di segmen EV premium.
Mobil listrik ini menawarkan jarak tempuh kompetitif dan performa cukup untuk kebutuhan harian, sehingga menarik bagi konsumen yang ingin beralih dari mobil bensin ke EV tanpa kehilangan kenyamanan dan fitur modern.
Untuk pembelian secara kredit, dealer BYD menyediakan simulasi dasar dengan uang muka sekitar 20 persen atau Rp 92,87 juta, sehingga jumlah yang dibiayai menjadi Rp 371,46 juta.
Cicilan bulanan tergantung tenor yang dipilih, misalnya tenor 36 bulan menghasilkan cicilan sekitar Rp 40-41 juta per bulan, sementara tenor 48 bulan menurunkan cicilan menjadi Rp 32-33 juta per bulan.
Jika memilih tenor lebih panjang, seperti 60 bulan, cicilan menjadi lebih ringan, sekitar Rp 25-27 juta per bulan, sedangkan tenor 72 bulan menawarkan cicilan termurah, Rp 22–24 juta per bulan, meski total bunga lebih tinggi.
Dealer resmi BYD bekerja sama dengan lembaga pembiayaan besar seperti BCA Finance, Mandiri Tunas Finance, Adira Finance, dan Maybank Finance, sehingga konsumen bisa menyesuaikan leasing dengan kebutuhan DP, tenor, dan bunga.
Syarat kredit bagi karyawan meliputi KTP, NPWP, slip gaji 3 bulan, dan rekening koran 3 bulan, sedangkan untuk wiraswasta atau profesional, dokumen usaha, laporan keuangan, rekening koran 6 bulan, serta catatan kredit bersih menjadi persyaratan utama.
Selain simulasi kredit, BYD Atto 4 menawarkan keunggulan khas EV, termasuk konsumsi listrik per tahun yang rendah, berkisar Rp 3,6-5,6 juta, jauh lebih hemat dibanding biaya BBM mobil konvensional.
Mobil ini juga dilengkapi fitur modern seperti sistem infotainment canggih, pengisian cepat, dan teknologi keamanan standar EV premium, menjadikannya relevan untuk keluarga maupun individu aktif.
Konsumen dianjurkan memanfaatkan promo dealer, termasuk DP ringan, bunga rendah, atau diskon biaya administrasi yang biasanya muncul saat pameran atau peluncuran produk baru, agar cicilan lebih terjangkau.
Pilihan kredit fleksibel dengan berbagai tenor memungkinkan pembeli menyesuaikan anggaran bulanan, sementara biaya listrik yang hemat membuat break-even point kepemilikan EV lebih menarik dibanding mobil bensin.
Baca Juga: Babak Belur Tesla Hadapi Agresifnya BYD dalam Persaingan Penjualan Mobil Listrik
BYD Atto 4 menjadi contoh kendaraan listrik modern yang siap bersaing di pasar Indonesia, menawarkan kenyamanan, efisiensi, dan biaya operasional rendah tanpa mengorbankan performa.
Ringkasnya, BYD Atto 4 hadir dengan harga Rp 464,33 juta, kredit fleksibel, biaya operasional rendah, dan fitur EV lengkap, menjadikannya pilihan menarik bagi masyarakat Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: