Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kenapa Perlu Membicarakan Keuangan Sebelum Menikah?

        Kenapa Perlu Membicarakan Keuangan Sebelum Menikah? Kredit Foto: Unsplash/Gema Saputera
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menikah merupakan fase kehidupan yang membawa perubahan besar bagi kondisi finansial atau keuangan seseorang. Perubahan kondisi finansial ini terjadi karena adanya transisi dari hidup sendiri menjadi hidup berdua.

        Di mana pengeluaran bulanan akan jauh lebih besar, cara mengatur keuangan yang berbeda, hingga adanya utang yang dimiliki pasangan. Hal ini tidak jarang menyebabkan perkelahian antar pasangan atau bahkan ada yang berujung pada perceraian.

        Dalam laman Jimenez Law Firm disebutkan bahwa uang adalah penyebab utama kedua perceraian, setelah perselingkuhan.

        Hal ini diperkuat oleh survei Institute for Divorce Financial Analysis yang menemukan sebanyak 22 persen perceraian disebabkan oleh masalah keuangan.

        Maka dari itu, perbincangan mengenai keuangan sebelum menikah menjadi hal penting untuk dibahas demi menghindari pertengkaran. Sebab, bagi sebagian orang perbincangan mengenai keuangan masih menjadi hal yang sensitif dan tabu.

        Sehingga penting untuk mempelajari bagaimana cara melakukan diskusi keuangan dengan pasangan. Berikut tips diskusi keuangan sebelum menikah yang disadur dari laman Betterup.

        1. Utang

        Utang merupakan hal utama yang harus dibahas sebelum menikah. Utang dapat berupa kartu kredit, utang kepada teman, kredit mobil, rumah, dan lain sebagainya. Ini dapat digunakan dalam mengatur keuangan pasangan pasca menikah, tentang bagaimana uang harus dianggarkan.

        2. Perbedaan pendapatan

        Pasangan tidak mungkin mempunyai pendapatan yang sama. Sehingga penting untuk membahas hal ini agar kelak tidak ada pertengkaran tentang siapa yang lebih kaya atau lebih miskin. Ini berguna agar tidak salah satu pasangan tidak merasa lebih berkuasa atas yang lainnya.

        3. Menabung

        Di awal pernikahan, biasanya pasangan belum bisa menabung karena masih banyak pengeluaran. Baik itu untuk membeli rumah, perabotan, atau masih perlu menyesuaikan keadaan.

        Namun ketika keadaan keuangan telah stabil, segera rencanakan untuk menabung. Sebab, dana darurat sangat penting bagi pasangan suami istri.

        4. Tentukan kebutuhan masa depan

        Selain untuk dana darurat, tabungan pasangan berguna untuk keperluan-keperluan jangka panjang. Seperti untuk membeli rumah, mobil, pendidikan anak, dan lain sebagainya.

        Baca Juga: Kenapa Merencanakan Budget Bulan Madu itu Penting?

        5. Anggaran rumah tangga

        Perencanaan anggaran rumah tangga menjadi hal yang sangat penting bagi pasangan. Sebab, seluruh hal di dalam rumah digunakan untuk dua orang.

        Buat kesepakatan tentang bagaimana uang akan digunakan. Jangan sampai salah satu merasa keberatan karena mengeluarkan uang lebih banyak untuk keperluan rumah tangga

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: