- Home
- /
- Government
- /
- Government
Purbaya Beberkan Alasan 11 Juta Masyarakat Peserta BPJS Dinonaktifkan
Kredit Foto: Cita Auliana
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap alasan penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang melonjak pada Februari 2026.
Purbaya menyebut jumlah penghapusan dan penggantian peserta PBI Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 11 juta orang atau hampir 10% dari total sekitar 96,8 juta peserta.
“Yang dihapus di Februari 2026 mencapai 11 juta orang. Itu hampir 10% dari total peserta,” kata Purbaya dalam rapat pimpinan DPR di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Baca Juga: Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Tipsnya
Ia menjelaskan lonjakan tersebut terasa besar di masyarakat karena biasanya perubahan data terjadi jauh lebih kecil setiap bulan.
“Kalau 1% tidak terlalu terasa, tapi kalau hampir 10% tentu langsung terasa,” ujarnya.
Purbaya menduga banyak masyarakat tidak mengetahui status kepesertaannya telah dinonaktifkan sehingga memicu keluhan ketika hendak mengakses layanan kesehatan.
Ia menilai kondisi itu perlu dikendalikan agar tidak menimbulkan gejolak sosial. Pemerintah diminta melakukan perubahan data secara bertahap, bukan sekaligus dalam jumlah besar.
Baca Juga: Ramai Peserta PBI Dinonaktifkan, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan
Menurutnya, penonaktifan juga sebaiknya tidak langsung berlaku efektif. Ia mengusulkan masa transisi 2–3 bulan disertai sosialisasi kepada masyarakat.
Purbaya menyoroti dampak serius jika penonaktifan terjadi mendadak, terutama bagi pasien yang sedang menjalani pengobatan.
“Jangan sampai orang yang sedang berobat, misalnya cuci darah, tiba-tiba tidak lagi berhak menerima layanan,” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri