Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Nett Sell Capai Rp5,47 Triliun, Saham BBCA hingga BUMI Jadi Sasaran Jual Investor Asing

        Nett Sell Capai Rp5,47 Triliun, Saham BBCA hingga BUMI Jadi Sasaran Jual Investor Asing Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Investor asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) Rp5,47 triliun di pasar saham Indonesia sepanjang perdagangan 9-13 Februari 2026, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membukukan penguatan mingguan.

        Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound 3,49% dalam sepekan dan ditutup di level 8.212,27 pada perdagangan Jumat (13/2/2026), seiring kenaikan kapitalisasi pasar sebesar Rp549 triliun menjadi Rp14.889 triliun

        Berdasarkan data Net Foreign Sell Movers Stockbit per Jumat (13/2/2026), asing melakukan aksi jual terhadap saham-saham di bawah ini, antara lain:

        1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp1,30 triliun
        2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp233,28 miliar
        3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) - Rp97,87 miliar
        4. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) - Rp75,17 miliar
        5. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) - Rp68,44 miliar
        6. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Rp68,36 miliar
        7. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) - Rp64,72 miliar
        8. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Rp46,39 miliar
        9. PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp42,46 miliar
        10. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) - Rp40,92 miliar

        Di sisi lain, data BEI memperlihatkan investor asing tidak sepenuhnya keluar dari pasar saham domestik. Pada hari yang sama, sejumlah saham masih mencatatkan pembelian bersih (net buy), antara lain: 

        1. PT United Tractors Tbk (UNTR) – Rp68,42 miliar
        2. PT MD Entertainment Tbk (FILM) – Rp38,59 miliar
        3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) – Rp38,47 miliar
        4. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) – Rp25,92 miliar
        5. PT Merdeka Copper Gold Tbk (EMAS) – Rp23,58 miliar
        6. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) – Rp19,24 miliar
        7. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) – Rp17,25 miliar
        8. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) – Rp16,29 miliar
        9. PT Indosat Tbk (ISAT) – Rp15,85 miliar
        10. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) – Rp15,04 miliar

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: