Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Perkuat Pasokan Susu MBG, BEEF Datangkan 250 Sapi Perah Impor

        Perkuat Pasokan Susu MBG, BEEF Datangkan 250 Sapi Perah Impor Kredit Foto: BEEF
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) resmi menerima kedatangan 250 ekor sapi perah impor sebagai bagian dari langkah ekspansi produksi susu segar. Langkah ini sekaligus menjadi kontribusi nyata Perseroan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

        Sejak Januari 2025, pemerintah menargetkan 20 juta penerima manfaat MBG, dengan kebutuhan susu nasional diperkirakan mencapai sekitar 4 juta ton per tahun. Untuk menopang target tersebut, pemerintah membidik impor 400 ribu sapi sepanjang 2025, separuhnya merupakan sapi perah, sebagai bagian dari target jangka panjang 2 juta sapi dalam lima tahun ke depan.

        "Pengadaan kedatangan sapi perah ini terlaksana melalui kerja sama strategis dengan PT Lunar Chemplast sebagai mitra dalam proses pengadaan dan importasi. Sinergi ini menjadi langkah penting dalam memastikan kualitas ternak yang didatangkan memenuhi standar kesehatan, produktivitas, serta keberlanjutan operasional Perseroan," kata manajemen BEEF, dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (19/2).

        Baca Juga: Anggaran MBG Capai Rp135 Triliun, Kepala BGN Ungkap SPPG Dapat Rp1 Miliar Per Bulan

        Setibanya di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, seluruh sapi perah menjalani masa karantina sekitar dua minggu sesuai prosedur kesehatan hewan yang berlaku. Setelah itu, ternak ditempatkan di kawasan Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Manggala (BBPTU) Manggala, Baturaden, Kabupaten Banyumas.

        Perseroan telah menyiapkan fasilitas peternakan dengan luas kandang sekitar 1.709 m² serta dukungan lahan 1.448 m². Infrastruktur ini dirancang untuk menjamin kenyamanan, kesehatan, dan produktivitas ternak secara optimal. Lokasi Baturaden yang berada di dataran tinggi dengan iklim sejuk dinilai ideal dalam menjaga stabilitas produksi susu sekaligus kesejahteraan hewan.

        Dalam operasionalnya, BEEF menggandeng BBPTU Baturaden untuk memastikan penerapan standar manajemen peternakan terbaik. Kerja sama tersebut mencakup aspek teknis pemeliharaan, pengawasan kesehatan ternak, hingga pengembangan sistem produksi berkelanjutan.

        Baca Juga: Prabowo Ungkap Distribusi MBG Capai 4,5 Miliar Porsi dan Serap Lebih dari 1 Juta Tenaga Kerja

        Tak hanya fokus pada pengadaan ternak, Perseroan juga memperkuat rantai pasok pakan dengan menanam hijauan di lahan seluas 178.214 m² di Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Area yang berada di ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut itu memiliki kondisi agroklimat yang mendukung pertumbuhan pakan berkualitas tinggi guna menjaga nutrisi dan produktivitas sapi perah.

        "Melalui langkah ini, Perseroan optimis dapat mengembangkan dan meningkatkan kapasitas produksi susu segar secara signifikan, memperkuat ketahanan rantai pasok, serta berkontribusi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan protein hewani nasional. Pengembangan ini sekaligus menegaskan komitmen BEEF dalam membangun sektor peternakan modern yang berorientasi pada keberlanjutan dan ketahanan pangan nasional," tutup manajemen.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: