Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Transaksi Digital RI Tembus 4,79 Miliar, QRIS Tumbuh 131%

        Transaksi Digital RI Tembus 4,79 Miliar, QRIS Tumbuh 131% Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 4,79 miliar transaksi pada Januari 2026. Angka tersebut tumbuh 39,65% secara tahunan (year on year/yoy), mencerminkan percepatan adopsi sistem pembayaran digital di Indonesia.

        Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, pertumbuhan tertinggi berasal dari transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang melonjak 131,47% (yoy).

        “Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant,” kata Perry dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

        Baca Juga: Bidik Transaksi QRIS Rp10 Miliar, Bank Mandiri Optimistis IMOBY 2026 Dongkrak Belanja Ritel Keluarga di Bandung

        Selain QRIS, transaksi pembayaran melalui layanan perbankan digital juga menunjukkan kinerja positif. Volume transaksi melalui aplikasi mobile banking tumbuh 10,00% (yoy), sementara transaksi melalui internet banking meningkat 23,25% (yoy).

        Baca Juga: Dorong Digitalisasi UMKM, iFortepay Hadirkan QRIS Tanpa Buka Rekening

        Dari sisi infrastruktur sistem pembayaran, volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 455 juta transaksi atau tumbuh 34,41% (yoy), dengan nilai transaksi tercatat sebesar Rp1.176 triliun pada Januari 2026.

        Sementara itu, volume transaksi bernilai besar yang diproses melalui sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement(BI-RTGS) tercatat sebanyak 0,86 juta transaksi atau tumbuh 7,60% (yoy), dengan nilai transaksi mencapai Rp19.555 triliun.

        Di sisi lain, BI juga mencatat perkembangan pengelolaan uang Rupiah. Perry menyebutkan Uang Kartal yang Diedarkan (UYD) tumbuh 12,41% (yoy) menjadi Rp1.267 triliun pada Januari 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: