Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Laba Emiten Grup Astra (MMLP) Ambles 73,86% di 2025

        Laba Emiten Grup Astra (MMLP) Ambles 73,86% di 2025 Kredit Foto: MMProperty
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kinerja keuangan PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) pada tahun buku 2025 menunjukkan tekanan signifikan. Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat hanya Rp63,2 miliar, merosot tajam 73,86% dibandingkan capaian Rp241,83 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

        Anjloknya laba tersebut berdampak langsung pada laba per saham dasar yang turun drastis menjadi Rp9 per saham, dari sebelumnya Rp35. Padahal, dari sisi pendapatan, emiten Grup Astra ini masih membukukan pertumbuhan. Pendapatan naik 3,59% menjadi Rp355,65 miliar, dibandingkan Rp343,32 miliar pada tahun sebelumnya.

        Rinciannya, kontribusi terbesar berasal dari pihak ketiga, yakni segmen sewa kantor dan gudang sebesar Rp317,48 miliar.

        Sumber pendapatan lain meliputi utilitas Rp18,77 miliar, jasa penasihat dana strategis Rp7 miliar, sewa peralatan Rp3,48 miliar, serta pendapatan lain-lain Rp2,36 miliar. Sementara itu, pendapatan dari pihak berelasi tercatat Rp6,54 miliar.

        Baca Juga: Pendapatan Naik, Astra Agro (AALI) Kantongi Laba Rp1,47 Triliun di 2025

        Kendati pendapatan tumbuh, total beban ikut membengkak menjadi Rp150,92 miliar dari sebelumnya Rp138,51 miliar. Tekanan biaya ini menjadi salah satu faktor utama yang menggerus profitabilitas.

        Dampaknya terlihat pada laba sebelum pajak yang turun tajam menjadi Rp69,58 miliar dari Rp252,39 miliar. Laba tahun berjalan pun menyusut signifikan menjadi Rp70,72 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan Rp250,49 miliar pada periode sebelumnya.

        Dari sisi neraca, MMLP masih mencatat pertumbuhan aset. Total aset meningkat menjadi Rp6,61 triliun dari Rp6,49 triliun. Namun, liabilitas juga bengkak menjadi Rp1,83 triliun dari Rp1,70 triliun. Sementara itu, ekuitas turun tipis menjadi Rp4,78 triliun dari Rp4,79 triliun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: