Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Curah Hujan Jakarta Capai 176 Milimeter, Gubernur Pramono: Termasuk Sangat Tinggi

        Curah Hujan Jakarta Capai 176 Milimeter, Gubernur Pramono: Termasuk Sangat Tinggi Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa curah hujan di Jakarta dan sekitarnya mencapai 176 milimeter dalam satu hari. Angka ini tergolong sangat tinggi dan berada di atas rata-rata curah hujan harian.

        “Hari ini di Jakarta dan sekitarnya, curah hujan mencapai 176 milimeter. Itu termasuk curah hujan yang tinggi,” ujar Gubernur Pramono di Jakarta, dikutip dari siaran pers Pemprov DKI, Minggu (8/3).

        Pemprov DKI, sejak sabtu malam, langsung mengoordinasikan langkah penanganan bersama jajaran terkait, terutama Dinas Sumber Daya Air (SDA). Pompa air di sejumlah titik rawan genangan segera dioperasikan untuk mempercepat penyedotan air.

        Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 11.00 WIB, banjir tercatat merendam 147 rukun tetangga (RT) dan menggenangi 19 ruas jalan di sejumlah wilayah Jakarta. Ketinggian air bervariasi, mulai sekitar 20 sentimeter hingga 1,7 meter di beberapa titik.

        “Sejak semalam saya sudah berkoordinasi dengan jajaran, terutama Dinas Sumber Daya Air. Bahkan di beberapa titik pemompaan sudah dilakukan sejak malam,” ungkap Gubernur Pramono.

        Untuk mempercepat penanganan, Pemprov DKI menyiagakan sekitar 1.200 unit pompa air, termasuk pompa portabel yang ditempatkan di berbagai lokasi rawan banjir. Penyedotan air terus dilakukan, antara lain di kawasan Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, serta sejumlah ruas jalan utama lainnya.

        Selain tingginya curah hujan di Jakarta, Gubernur Pramono juga mengingatkan potensi tambahan debit air dari wilayah hulu dan daerah penyangga seperti Bogor dan Tangerang yang turut diguyur hujan deras.

        Baca Juga: Agung Podomoro Salurkan Santunan Anak Yatim di Berbagai Daerah, Bantu Korban Banjir Aceh

        “Karena di wilayah atas, baik di Bogor maupun Tangerang, curah hujan juga tinggi, pasti ada air yang mengalir ke Jakarta,” tuturnya seraya mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi terkait kondisi cuaca serta potensi genangan di wilayah masing-masing.

        Dalam jangka menengah, Pemprov DKI terus memperkuat pengendalian banjir melalui program normalisasi sungai. Saat ini normalisasi dilakukan di tiga sungai utama, yakni Ciliwung, Cakung Lama, dan Krukut. Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan rampung pada 2027 dan diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di sejumlah kawasan Jakarta secara signifikan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: