Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Iran Tangkap Puluhan Terduga Mata-Mata Israel dan Amerika Serikat (AS)

        Iran Tangkap Puluhan Terduga Mata-Mata Israel dan Amerika Serikat (AS) Kredit Foto: Reuters/Lisi Niesner
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Iran menangkap puluhan orang, termasuk seorang warga negara asing, atas dugaan melakukan aktivitas mata-mata bagi Amerika Serikat (AS) dan Israel. Hal ini menyusul perang antara Tehera, Tel Aviv dan Washington.

        Kementerian Intelijen Iran menyatakan warga asing tersebut dituduh melakukan kegiatan spionase untuk kepentingan Amerika Serikat dan Israel serta bertindak sebagai perantara bagi dua negara Teluk.

        Baca Juga: Masih Diam Seribu Bahasa, Pemimpin Baru Iran Dikabarkan Jadi Korban Serangan Israel-Amerika Serikat

        Namun pihak berwenang tidak mengungkapkan identitas maupun kewarganegaraan orang yang ditangkap tersebut.

        Media Iran melaporkan bahwa dalam beberapa hari terakhir aparat keamanan telah menangkap sekitar tiga puluh orang yang diduga terlibat dalam jaringan intelijen asing. Menurut kementerian, mereka terdiri dari mata-mata, tentara bayaran internal dan agen operasional yang bekerja untuk kepentingan Amerika Serikat dan Israel.

        Adapun Kepala Kepolisian Iran Ahmadreza Radan mengatakan pihaknya juga menahan delapan puluh satu orang lainnya. Mereka dituduh membagikan informasi internal kepada media asing yang dianggap bermusuhan serta kepada pihak yang disebut sebagai musuh negara.

        Diketahui, Islamic Revolutionary Guard Corps sering menangkap warga asing maupun warga negara ganda dengan tuduhan spionase dan pelanggaran keamanan nasional. Namun sejumlah kelompok hak asasi manusia menuduh pemerintah setempat kerap menggunakan penangkapan tersebut sebagai alat tekanan politik terhadap negara lain.

        Teheran sendiri membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa setiap penangkapan dilakukan berdasarkan pelanggaran hukum keamanan nasional.

        Baca Juga: Amerika Serikat: Serangan Iran Kian Lemah, Di Bawah Ekspektasi

        Adapun penangkapan tersebut terjadi di tengah perang yang dipicu oleh serangan udara Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Teheran membalas hal tersebut dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah negara yang menjadi sekutu dari Amerika Serikat di Timur Tengah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: