Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Inovasi Operasional dan Digitalisasi Dongkrak Kinerja Pupuk Kaltim

        Inovasi Operasional dan Digitalisasi Dongkrak Kinerja Pupuk Kaltim Kredit Foto: Pupuk Kaltim
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memperkuat transformasi bisnis melalui inovasi operasional, digitalisasi proses bisnis, serta diversifikasi produk berbasis gas untuk meningkatkan daya saing di tengah dinamika industri pupuk dan petrokimia. Strategi tersebut mendorong peningkatan efisiensi produksi, optimalisasi kinerja pabrik, serta penguatan portofolio bisnis perusahaan

        Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman mengatakan inovasi menjadi pendorong utama pertumbuhan perusahaan sekaligus bagian dari transformasi untuk menjaga keberlanjutan bisnis.

        Menurut dia, sejumlah inovasi dilakukan melalui peningkatan efisiensi operasional, penguatan digitalisasi proses bisnis, hingga pengembangan produk dan diversifikasi usaha berbasis pemanfaatan gas sebagai bahan baku utama.

        “Penghargaan ini menjadi penegasan jika inovasi Pupuk Kaltim mampu memberi dampak nyata bagi peningkatan kinerja perusahaan, sekaligus mendukung transformasi BUMN menuju organisasi yang semakin adaptif, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Qomaruzzaman.

        Salah satu inovasi utama perusahaan adalah Synovation, yang difokuskan untuk meningkatkan kinerja operasional Pabrik Amoniak Kaltim-5 melalui optimalisasi produksi dan peningkatan keandalan fasilitas. Inovasi tersebut dilakukan melalui pendekatan breakthrough engineering dengan mengintegrasikan perbaikan peralatan kritis serta optimalisasi sistem kontrol synloop amonia secara berkelanjutan.

        Selain inovasi operasional, Pupuk Kaltim juga mempercepat transformasi digital melalui pengembangan sejumlah sistem terintegrasi seperti iPerformiPortlog, dan iSmart. Sistem tersebut digunakan untuk memantau kinerja operasional secara real time, meningkatkan efisiensi logistik, serta memperkuat produktivitas sumber daya manusia.

        “Transformasi digital dikembangkan Pupuk Kaltim secara terintegrasi dalam meningkatkan efisiensi operasional, pengelolaan logistik, serta produktivitas sumber daya manusia,” kata Qomaruzzaman.

        Di sisi ekspansi bisnis, Pupuk Kaltim juga menyiapkan sejumlah proyek strategis untuk memperluas portofolio usaha. Salah satunya pembangunan pabrik soda ash yang ditargetkan beroperasi pada 2028 dengan kapasitas produksi mencapai 300 ribu ton per tahun. Perusahaan juga merencanakan produksi ammonium chloride dengan kapasitas yang sama.

        Menurut Qomaruzzaman, pengembangan tersebut menjadi bagian dari strategi diversifikasi produk turunan sekaligus langkah menuju industri yang lebih ramah lingkungan.

        Langkah transformasi tersebut juga diiringi penguatan tata kelola perusahaan melalui implementasi prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis. Pupuk Kaltim menargetkan penurunan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 20–30% pada 2030 serta mencapai net zero emission pada 2050.

        Perusahaan juga memperkuat sistem pengendalian internal melalui penerapan whistleblowing system, sistem manajemen risiko terintegrasi, serta portal Good Corporate Governance (GCG) untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses bisnis.

        Strategi inovasi tersebut turut mendapat pengakuan dalam ajang Anugerah BUMN 2026 yang diselenggarakan BUMN Track di Jakarta, Selasa (10/3/2026). Dalam ajang tersebut, Pupuk Kaltim meraih penghargaan kategori Korporasi subkategori Inovasi Bisnis Perusahaan Terbaik 1 dengan predikat Platinum. Penghargaan diterima oleh Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman.

        Baca Juga: Gandeng Tripatra, Pupuk Kaltim Selesaikan Revitalisasi Pabrik Amonia Tertua di Indonesia

        Baca Juga: Barata Indonesia Selesaikan Pressure Vessel untuk PT Pupuk Sriwijaya

        Baca Juga: Petrokimia Gresik Raih Pengakuan atas Strategi Pertumbuhan Perusahaan

        CEO BUMN Track Sutarto mengatakan Anugerah BUMN diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan BUMN dan anak usaha BUMN yang dinilai mampu menunjukkan kinerja unggul serta menjalankan transformasi bisnis secara berkelanjutan.

        Penilaian dalam ajang tersebut mencakup sejumlah indikator strategis, antara lain penerapan Good Corporate Governance, strategi bisnis, inovasi digital dan berkelanjutan, kepemimpinan organisasi, serta kontribusi sosial dan lingkungan.

        “Melalui ajang ini, kami ingin memberikan apresiasi bagi perusahaan BUMN dan anak perusahaan BUMN yang telah menunjukkan kinerja unggul dan kepemimpinan yang visioner,” ujar Sutarto.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: