Kredit Foto: (Azka Elfriza)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tengah melakukan pembenahan besar-besaran di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karena dinilai menjadi salah satu sumber kebocoran terbesar negara.
Prabowo mengatakan, pembenahan tidak hanya dilakukan di BUMN, tetapi juga di birokrasi secara umum. Ia mengungkapkan pemerintah menemukan berbagai masalah di internal pemerintahan, termasuk adanya pejabat yang merasa tidak bisa disentuh atau diaudit.
“Dan saya mau, saya ingin kasih tahu bahwa memang aparat kita ya banyak kekurangannya. Kita menemukan deep state, kita menemukan ada dirjen-dirjen yang berani ngelawan menteri. Akhirnya kita pecat kan banyak sekali dirjen-dirjen. Ada dirjen-dirjen yang merasa untouchable. Ada lembaga-lembaga yang merasa enggak boleh diaudit,” ujar Prabowo.
Baca Juga: Prabowo: Pemulihan di Aceh Hampir 100 Persen, Warga Sudah Keluar dari Tenda
Menurut Prabowo, langkah pembersihan ini merupakan bagian dari tugasnya sebagai presiden dan bukan pekerjaan yang ringan.
“Ini pekerjaan tidak ringan. Tapi saya tidak mau sedikit-sedikit mengeluh, atau sedikit-sedikit mencari simpati rakyat. Ya ini pekerjaan saya, saya dilantik untuk itu, saya bersihkan,” katanya.
Ia menegaskan, BUMN menjadi salah satu fokus utama pembenahan karena selama ini menjadi salah satu titik kebocoran terbesar yang harus segera diperbaiki.
“BUMN saya sedang bersihkan. BUMN selama ini salah satu kebocoran kita paling besar,” kata Prabowo.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah