Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        RI Diisukan Krisis, Purbaya Ungkap Kebenaran

        RI Diisukan Krisis, Purbaya Ungkap Kebenaran Kredit Foto: Cita Auliana
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi isu yang beredar bahwa Indonesia tengah menghadapi risiko krisis akibat darurat energi imbas konflik Timur Tengah.

        Purbaya menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia masih kuat dan bahkan bergerak lebih cepat, terbukti dari indikator daya beli masyarakat yang meningkat pada momen Lebaran.

        "Siapa yang bilang krisis? Anda baru lebaran kemarin kan? Di mana-mana macet kan? Di semua tempat pada belanja. Artinya daya beli ada, dan kalau kita lihat, dari indikator-indikator yang ada, kita memang sedang bergerak lebih cepat," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, dikutip Jumat (27/3).

        Ia menjelaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih cukup kuat menghadapi lonjakan harga energi. Pemerintah juga mampu menjaga harga tetap terkendali saat minyak dunia menembus US$100 per barel berkat subsidi dalam APBN.

        "Walaupun globalnya seperti itu. Jadi kita lumayan tuh bisa memitigasi harga minyak dunia yang tinggi. Karena kita serap di APBN kita," tegas Purbaya.

        Baca Juga: Bukan Anggaran, Purbaya Ungkap yang Bikin THR ASN Belum Cair Penuh

        Menurut Purbaya, Indonesia masih jauh dari krisis karena aktivitas ekonomi tetap berjalan. "Jadi kita jauh dari krisis, kita malah ekspansi terus. Kalau bola kristal yang saya bilang, leading economic index kita yang enggak salah, sampai nanti 2029-2030 kita ekspansi terus. Jadi kita jauh dari krisis," tegasnya.

        Sebagai catatan, sejumlah negara seperti Jepang, Sri Lanka, Pakistan, Kuba, hingga Nepal saat ini tengah menghadapi krisis energi akibat konflik antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: