Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Di Tengah Gejolak Dunia, Indonesia Fokus pada Produktivitas dan Efisiensi

        Di Tengah Gejolak Dunia, Indonesia Fokus pada Produktivitas dan Efisiensi Kredit Foto: Sekretariat Presiden
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian global, Indonesia tetap konsisten memperkuat produktivitas nasional dan menerapkan efisiensi sebagai fondasi pertumbuhan berkelanjutan.

        Pernyataan tersebut disampaikan Menko Airlangga dalam pertemuan bersama Chair of Australian Productivity Commission Danielle Wood serta Duta Besar Australia untuk Republik Indonesia Roderick Brazier di Jakarta pada Jumat (27/3/2026).

        Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama ekonomi Indonesia–Australia, khususnya dalam peningkatan produktivitas, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan ketahanan ekonomi kedua negara.

        "Yang perlu ditekankan bahwa di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia berfokus pada penguatan gerakan peningkatan produktivitas yang berjalan seiring dengan penerapan efisiensi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Menko Airlangga, dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian, Senin (30/1).

        Salah satu agenda strategis yang diidentifikasi untuk segera dikembangkan adalah implementasi kajian kebijakan Pemerintah Indonesia terkait penerapan e-Government. Inisiatif ini dinilai memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan produktivitas, bahkan di tengah kebijakan efisiensi yang tengah diberlakukan.

        Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program PROSPERA. Pada fase kedua program tersebut, Pemerintah Indonesia menyambut baik keterlibatan Australian Productivity Commission, khususnya dalam memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) guna mendukung reformasi kebijakan dan peningkatan produktivitas nasional.

        “Di bawah kerangka PROSPERA Phase II, Australian Productivity Commission diharapkan dapat melakukan riset terkait pengembangan tenaga kerja yang adaptif terhadap kemajuan teknologi. Selain itu, penyusunan rekomendasi nasional mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial di Indonesia menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan,” jelas Menko Airlangga.

        Di samping itu, Menko Airlangga menyoroti urgensi reformasi perpajakan sebagai bagian dari agenda prioritas nasional, serta berharap isu tersebut dapat menjadi fokus dalam implementasi PROSPERA Phase II.

        Baca Juga: TKDN Rendah, Dampak Ekonomi Pengembangan EV Dinilai Belum Signifikan

        Baca Juga: IHSG Senin (30/3) Diprediksi Sideways, Cermati Rekomendasi Saham Awal Pekan Ini

        Sementara itu, Chair Wood menyampaikan kesiapan Australia untuk memperkuat kerja sama dalam peningkatan kapasitas sektor layanan publik. Upaya ini diarahkan untuk mendorong peningkatan produktivitas, investasi, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa depan.

        Menutup pertemuan, Dubes Brazier kembali menegaskan komitmen Pemerintah Australia dalam mendukung proses aksesi Indonesia ke Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) serta Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: