- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
IHSG Senin (30/3) Diprediksi Sideways, Cermati Rekomendasi Saham Awal Pekan Ini
Kredit Foto: Annisa Nurfitri
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan, Senin (30/3), diperkirakan masih akan bergerak terbatas (sideways). Tekanan dari sentimen global hingga dinamika geopolitik diprediksi tetap membayangi arah pasar dalam jangka pendek.
Pada penutupan perdagangan Jumat (27/3), IHSG tercatat melemah -0,94% dengan aksi jual bersih investor asing (net foreign sell) mencapai Rp1,9 triliun di pasar reguler.
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menyatakan bahwa tekanan ini dipicu oleh ketidakpastian terkait perundingan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang belum menemui titik terang.
Selain itu, kenaikan harga minyak mentah dan gas alam turut menjadi sentimen negatif. Kekhawatiran akan gangguan pasokan energi serta potensi lonjakan inflasi akibat kenaikan harga tersebut membuat pelaku pasar cenderung lebih berhati-hati.
Di sisi lain, dinamika global juga semakin kompleks dengan adanya aksi besar-besaran di Amerika Serikat bertajuk “No Kings” yang diikuti ribuan hingga jutaan warga untuk memprotes kepemimpinan Donald Trump. Kondisi ini menambah ketidakpastian yang turut memengaruhi sentimen pasar global.
"Secara teknikal, IHSG berpotensi untuk bergerak terbatas dengan range support di 7000 dan resistance pada 7100," kata Reza dalam riset hariannya, Senin (30/3).
Pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini, terutama dari dalam negeri seperti tingkat inflasi dan neraca perdagangan Indonesia yang dinilai dapat menjadi katalis pergerakan IHSG selanjutnya.
Baca Juga: IHSG Melemah 0,14%, Ini 10 Saham dengan Kinerja Terburuk Sepekan
Baca Juga: Asing Net Sell Rp22 T Selama Sepekan, IHSG Masih Dibayangi Risk-Off Global
Rekomendasi Saham Awal Pekan Ini
Seiring dengan proyeksi tersebut, sejumlah saham direkomendasikan untuk dicermati pada awal pekan ini.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) – Buy
AKRA menunjukkan rebound kuat setelah bertahan di atas support 1.215 dan kini kembali menguji area resistance 1.330. Selama mampu breakout dan bertahan di atas area tersebut, penguatan berpotensi berlanjut menuju 1.380–1.405.
PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) – Buy
DSNG berhasil breakout dari area resistance sekaligus keluar dari pola downtrend, membuka peluang perubahan tren menjadi lebih positif. Selama mampu bertahan di atas area 1.530–1.570, berpotensi berlanjut menuju 1.630–1.710.
PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) – Buy
CYBR sedang berada di area support kuat sekaligus MA200, sehingga berpotensi terjadi technical rebound selama mampu bertahan di atas 1.300–1.305 dengan target resistance pada 1365 - 1450.
PT Ramayana Lestari Tbk (RALS) – Buy
RALS mengalami breakdown dari trendline naik dan saat ini bergerak menuju area MA200 sebagai support dinamis.
Selama belum mampu kembali ke dalam channel, tren berpotensi berlanjut melemah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Disclaimer: Keputusan untuk melakukan aksi jual atau beli saham sepenuhnya ada di tangan pembaca. Segala risiko kerugian dari setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab pembaca.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri