Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        APL Optimalkan Distribusi Obat hingga ke Pelosok Tanah Air Lewat Fasilitas NDC

        APL Optimalkan Distribusi Obat hingga ke Pelosok Tanah Air Lewat Fasilitas NDC Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Jelang peringatan Hari Kesehatan Sedunia, PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL) menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.

        Sebagai bagian dari Zuellig Pharma, APL menempatkan sebagai penyedia layanan distribusi kesehatan sekaligus sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem kesehatan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

        Hal tersebut disampaikan dalam media gathering yang menghadirkan diskusi mengenai tantangan dan peluang dalam memperluas akses layanan kesehatan di Indonesia.

        Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh pemerintah yang sudah menjangkau lebih dari 98 persen populasi menjadi fondasi penting layanan kesehatan di Indonesia. Meski demikian, perubahan pola penyakit, meningkatnya kasus penyakit tidak menular, hingga kebutuhan inovasi medis serta distribusi layanan kesehatan yang merata di wilayah kepulauan masih jadi tantangan.

        Menurut Direktur Utama APL, Christophe Piganiol, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menjawab berbagai tantangan tersebut.

        “Kami akan terus bekerja sama erat dengan mitra global kami untuk membawa keahlian yang relevan, praktik yang telah teruji, serta kemampuan yang lebih luas ke Indonesia, sehingga layanan kesehatan dapat semakin mudah diakses dan meningkatkan hasil perawatan pasien,” tambahnya.

        Melalui fasilitas National Distribution Center (NDC), APL menghadirkan sistem distribusi end-to-end untuk menjaga kualitas produk hingga ke titik akhir distribusi. Sistem cold chain, pemantauan suhu real-time, serta analitik data terintegrasi diterapkan untuk memastikan efisiensi dan ketepatan distribusi. Operasional tersebut juga didukung penerapan standar Good Distribution Practice (GDP) dan berbagai sertifikasi ISO sebagai jaminan mutu layanan.

        Selain itu, APL berperan dalam menghadirkan terapi inovatif untuk penyakit tidak menular yang terus meningkat. Melalui berbagai program edukasi, lebih dari 22.000 tenaga kesehatan dapat memahami perkembangan penyakit serta inovasi pengobatan terbaru.

        Baca Juga: Rasio Klaim Asuransi Kesehatan Masih Terkendali Awal 2026

        Perusahaan juga mendukung pelaksanaan uji klinis berstandar global yang berfungsi sebagai jembatan antara inovasi kesehatan dunia dengan kebutuhan spesifik masyarakat Indonesia.

        Dalam membangun sistem kesehatan yang lebih tangguh, APL turut mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam operasionalnya. Sepanjang 2025, perusahaan menjalankan berbagai program yang mencakup peningkatan akses kesehatan, edukasi masyarakat, hingga kegiatan sosial seperti donor darah.

        Di sisi lain, pengembangan talenta dan peningkatan literasi kesehatan juga menjadi fokus APL lewat program edukasi yang menjangkau pelajar hingga tenaga kesehatan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: