Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Trump Seperti Trauma Disoraki Suporter Amerika Sampai Absen di Pembuka Laga Piala Dunia 2026

Trump Seperti Trauma Disoraki Suporter Amerika Sampai Absen di Pembuka Laga Piala Dunia 2026 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk tidak menghadiri laga pembuka Piala Dunia 2026 memunculkan spekulasi liar di kalangan suporter. Di media sosial, banyak yang menduga Trump sengaja menghindari pertandingan karena khawatir kembali mendapat sorakan negatif dari publik.

Trump dipastikan tidak hadir saat tim nasional Amerika Serikat menghadapi Paraguay dalam laga perdana Grup A Piala Dunia 2026 di Los Angeles. Padahal, Amerika Serikat merupakan salah satu tuan rumah turnamen bersama Meksiko dan Kanada.

Baca Juga: 'Itu Bukan Monster, Kami Tak Takut,' Kubu Roy Suryo Klaim Hanya Butuh Kejelasan Berkas Ijazah Jokowi

Absennya Trump menuai kritik dari sejumlah penggemar sepak bola. Sebagian mempertanyakan komitmen sang presiden terhadap Piala Dunia, terutama karena ia justru menghadiri Final NBA dan dijadwalkan menggelar acara UFC di halaman Gedung Putih.

"Dia bisa datang ke pertarungan UFC, tapi tidak ke laga pembuka negaranya sendiri. Sangat patriotik," tulis seorang pengguna media sosial X, dikutip Minggu (14/6).

Komentar lain bahkan lebih tajam.

"Trump tidak peduli," tulis pengguna lainnya.

Namun, spekulasi paling ramai justru berkaitan dengan kemungkinan Trump menghindari sorakan negatif. Sebelumnya, ia sempat mendapat cibiran dan sorakan di Final NBA. Karena pertandingan Piala Dunia berlangsung di Los Angeles, kota yang dikenal memiliki basis pemilih cenderung berseberangan secara politik dengan Trump, sebagian suporter menduga presiden AS itu memilih menjauh dari risiko tersebut.

"Dia takut disoraki lagi seperti di Madison Square Garden," tulis salah satu pengguna X.

"Dia tidak ingin dicemooh lagi," tulis pengguna lain.

Bahkan ada yang membayangkan dampak jika puluhan ribu suporter menyuarakan ketidaksukaan mereka.

"Sorakan dari 60 ribu orang akan lebih dahsyat daripada media sosial," tulis pengguna lainnya.

Meski diterpa spekulasi, pihak Gedung Putih membantah bahwa absennya Trump berkaitan dengan faktor politik atau kekhawatiran terhadap respons penonton. CEO Satuan Tugas Piala Dunia 2026, Andrew Giuliani, menyebut ketidakhadiran Trump murni karena agenda presiden yang padat.

Kendati demikian, Giuliani tidak menutup kemungkinan Trump akan menghadiri pertandingan lain selama Piala Dunia berlangsung.

Baca Juga: 'Ada Penelitian dari UI,' Pemerintah Klaim Siswa Lebih Semangat Belajar dan Rajin Sekolah karena MBG

Satu hal yang sudah dipastikan, Trump akan hadir pada laga final Piala Dunia 2026 di New Jersey dan menyerahkan trofi kepada juara dunia. Namun, absennya pada laga pembuka tetap meninggalkan pertanyaan besar: apakah itu murni karena jadwal yang padat, atau memang untuk menghindari sorakan dari publik di stadion?

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar