Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Telpon Putin! Erdogan Tolak Serangan Iran dan Israel, Ingatkan Risiko Konflik Meluas

        Telpon Putin! Erdogan Tolak Serangan Iran dan Israel, Ingatkan Risiko Konflik Meluas Kredit Foto: Instagram/Recep Tayyip Erdogan
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengambil posisi tegas di tengah konflik yang terus memanas di Timur Tengah. Ia menolak baik serangan terhadap Iran maupun aksi balasan yang dinilai berpotensi memperluas konflik kawasan.

        Sikap itu disampaikan Erdogan dalam percakapan langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam pembicaraan tersebut, keduanya membahas dinamika regional yang semakin kompleks dan berisiko meluas.

        Dilansir dari Anadolu, Erdogan menilai eskalasi konflik Iran tidak boleh dibiarkan menciptakan titik panas baru di kawasan lain. Ia secara khusus mengingatkan agar ketegangan tersebut tidak merembet ke konflik Rusia-Ukraina yang masih berlangsung.

        Selain itu, Turki juga menyoroti ancaman terhadap stabilitas maritim. Serangan terhadap kapal sipil di Laut Hitam disebut dapat memperburuk situasi dan mengganggu keamanan regional.

        Di sisi lain, Erdogan turut mengkritik kebijakan Pemerintah Israel di bawah kepemimpinan Benjamin Netanyahu. Ia menegaskan langkah-langkah yang berpotensi merusak status Yerusalem tidak dapat diterima.

        Posisi ini menunjukkan upaya Turki menjaga keseimbangan di tengah konflik yang melibatkan banyak aktor global. Ankara berusaha menahan eskalasi dengan tidak berpihak secara langsung, tetapi tetap menekan semua pihak untuk menahan diri.

        Baca Juga: Prabowo Telepon Erdogan hingga MBS Saat Lebaran, Perkuat Hubungan dengan Negara Muslim

        Langkah tersebut juga mencerminkan kepentingan strategis Turki di kawasan. Sebagai negara yang berada di persimpangan geopolitik, Turki berupaya mencegah konflik melebar ke wilayah yang lebih luas.

        Dengan meningkatnya ketegangan di berbagai front, peringatan Erdogan menjadi sinyal penting. Konflik yang tidak terkendali berpotensi menciptakan krisis baru yang melampaui Timur Tengah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: