Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ancaman Baru Iran ke AS, Houthi Disebut Siap Blokade Laut Merah

Ancaman Baru Iran ke AS, Houthi Disebut Siap Blokade Laut Merah Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Iran dilaporkan meminta kelompok Houthi di Yaman bersiap menutup jalur minyak di Laut Merah apabila Amerika Serikat (AS) menyerang infrastruktur energi Teheran. Langkah itu disebut berpotensi memicu gangguan baru terhadap pasokan energi global.

Informasi tersebut diungkap Reuters dengan mengutip tiga sumber yang mengetahui pembahasan di internal pemerintahan Iran. Dua di antaranya merupakan pejabat senior Iran, sementara satu sumber lainnya berasal dari kawasan Timur Tengah.

Menurut sumber-sumber tersebut, rencana itu telah dibahas di kalangan pemimpin Iran. Pesan agar bersiap juga disebut telah disampaikan kepada kelompok Houthi yang didukung Teheran.

Reuters melaporkan Houthi baru-baru ini menerima permintaan tersebut. Namun, tidak dijelaskan bagaimana pesan itu dikirim maupun apakah permintaan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang infrastruktur energi Iran.

Kementerian Luar Negeri Iran maupun juru bicara Houthi belum memberikan tanggapan terkait laporan tersebut. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari kedua pihak.

Salah satu sumber yang dekat dengan Houthi mengatakan kelompok itu telah menyiapkan rudal dan drone di sekitar Selat Bab el-Mandeb. Persiapan tersebut dilakukan sebagai antisipasi apabila perintah serangan benar-benar dikeluarkan.

Sumber tersebut juga menyebut Houthi saat ini hanya menunggu instruksi untuk memulai operasi. Jika itu terjadi, jalur pelayaran di Laut Merah berpotensi kembali terganggu.

Baca Juga: Wapres AS JD Vance Tuding Pejabat Israel Coba Gagalkan Kesepakatan dengan Iran

Penutupan Selat Bab el-Mandeb dinilai dapat memperparah krisis energi global. Apalagi sebelumnya Iran juga telah menutup akses Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur utama distribusi minyak dunia.

Salah satu sumber lain yang dekat dengan Houthi mengungkapkan perwakilan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) disebut telah berada di Yaman. Mereka dilaporkan akan mengendalikan keputusan mengenai waktu penutupan Selat Bab el-Mandeb.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy