- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Harga Avtur Naik 72%, Bahlil: Masih Lebih Kompetitif Dibanding Negara Lain
Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara terkait kenaikan harga bahan bakar pesawat (avtur) yang ditetapkan PT Pertamina (Persero) pada 1 April 2026.
Meski terjadi lonjakan harga, pemerintah menilai tarif tersebut masih lebih kompetitif dibandingkan negara lain, khususnya di kawasan regional.
"Memang ada kenaikan dari Pertamina, tetapi kenaikan itu dibandingkan dengan harga avtur di negara lain, khususnya tetangga, itu kita masih jauh lebih kompetitif ya," ujar Bahlil di Kementerian ESDM, Senin (5/4/2026).
Per 1 April 2026, harga avtur Pertamina untuk domestik dibanderol Rp 23.551 per liter, melonjak 72,45% dibandingkan harga Maret 2026 yang berada di level Rp 13.656 per liter.
Sementara, harga avtur internasional juga mengalami kenaikan signifikan, dari sebelumnya 0,742 dolar AS per liter menjadi 1,338 dolar AS per liter, atau naik sebesar 80,32%.
Bahlil menjelaskan, penyesuaian harga avtur tersebut tidak terlepas dari mekanisme pasar global yang memengaruhi harga energi, termasuk bahan bakar penerbangan.
Menurutnya, Pertamina menetapkan harga avtur mengikuti tren harga global, agar tetap kompetitif dan mencerminkan kondisi pasar.
"Harga avtur memang ini kan adalah harga pasar, dan otomatis karena ini juga melayani pengisian avtur global, pesawat-pesawat dari luar negeri yang masuk, maka mekanisme pasar mekanisme yang terjadi adalah mekanisme pasar," tambahnya.
Kenaikan harga avtur ini terjadi di tengah volatilitas harga energi global yang dipengaruhi dinamika geopolitik internasional.
Pemerintah menilai penyesuaian harga tersebut merupakan langkah yang wajar, selama harga avtur nasional tetap kompetitif dan tidak mengganggu daya saing industri penerbangan domestik. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: