Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Masyarakat kini bisa mengecek status Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online untuk mengetahui apakah datanya telah tercatat dalam basis data pemerintah. Pengecekan ini juga dapat membantu mengetahui kategori desil kesejahteraan yang menjadi salah satu acuan dalam penyaluran bantuan sosial.
DTSEN digunakan pemerintah sebagai basis data dalam menentukan sasaran berbagai program perlindungan sosial. Beberapa di antaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), hingga bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).
Karena itu, masyarakat yang ingin memastikan status kepesertaan bansos dapat melakukan pengecekan secara berkala. Prosesnya dapat dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos maupun aplikasi Cek Bansos.
Cara Cek Status DTSEN dengan NIK
Pengecekan melalui situs resmi dapat dilakukan tanpa perlu mengunduh aplikasi. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi Cek Bansos melalui cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai dengan identitas yang tercantum dalam data kependudukan.
- Ketik 16 digit NIK pada kolom yang tersedia. Pastikan seluruh angka dimasukkan dengan benar.
- Masukkan kode captcha yang muncul pada halaman pencarian.
- Klik tombol "Cari Data" dan tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Jika data telah tercatat, sistem dapat menampilkan informasi terkait status kepesertaan, kategori desil kesejahteraan, serta program bantuan sosial yang berkaitan dengan data tersebut.
Cara Cek DTSEN Lewat Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui situs web, masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos yang tersedia untuk perangkat Android dan iOS. Pengecekan melalui aplikasi juga memungkinkan pengguna mengajukan pembaruan apabila menemukan ketidaksesuaian data.
Berikut tahapannya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui toko aplikasi resmi pada perangkat.
- Buat akun dengan memasukkan data yang diminta, seperti NIK, nomor KK, alamat email, dan nomor telepon aktif.
- Unggah foto KTP sesuai petunjuk yang tersedia di aplikasi.
- Lakukan swafoto sambil memegang KTP untuk proses verifikasi identitas.
- Login ke akun setelah proses pendaftaran dan verifikasi selesai.
- Buka menu Cek Bansos atau Profil untuk melihat informasi terkait status DTSEN.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga dapat menyampaikan usulan atau sanggahan apabila data yang tercantum dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Apa Itu DTSEN?
DTSEN merupakan singkatan dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Basis data ini digunakan pemerintah untuk mengidentifikasi kondisi sosial ekonomi masyarakat sekaligus menjadi salah satu dasar dalam menentukan penerima berbagai program bantuan.
Data DTSEN merupakan hasil integrasi sejumlah basis data pemerintah, yaitu:
- Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
- P3KE atau Pemutakhiran Basis Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu.
- Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).
Data tersebut kemudian dipadankan dengan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Proses tersebut dilakukan agar data penerima program pemerintah dapat semakin akurat dan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Arti Desil dalam DTSEN
Hasil pengecekan DTSEN dapat menunjukkan kategori desil kesejahteraan. Desil menggambarkan posisi kondisi sosial ekonomi suatu keluarga dibandingkan kelompok masyarakat lainnya berdasarkan berbagai indikator.
Secara umum, desil 1 hingga 4 menjadi kelompok yang mendapat prioritas dalam sejumlah program bantuan sosial. Sementara desil 5 masih dapat berpotensi menerima bantuan tertentu sesuai dengan ketentuan dan kuota program.
Adapun desil 6 hingga 10 umumnya tidak menjadi prioritas untuk bantuan sosial reguler. Namun, status penerima tetap bergantung pada kriteria masing-masing program pemerintah.
Kategori tersebut tidak ditentukan hanya berdasarkan kondisi rumah atau aset yang terlihat. Pemerintah menggunakan sejumlah indikator sosial ekonomi dalam menentukan posisi desil.
Baca Juga: Bansos Disetop! Imbas 1,49 Juta KPM Terseret Transaksi Judi Online
Bagaimana Jika Data DTSEN Tidak Ditemukan?
Masyarakat yang tidak menemukan datanya saat melakukan pengecekan tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa dirinya tidak dapat menerima bantuan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mengajukan usulan pembaruan data melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat.
Pengajuan tersebut diperlukan agar kondisi sosial ekonomi masyarakat yang mengalami perubahan dapat diperbarui dalam basis data pemerintah. Data yang telah diperbarui kemudian dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses penetapan penerima program bantuan.
Dengan demikian, pengecekan DTSEN bukan hanya berguna untuk mengetahui status penerima bansos, tetapi juga membantu masyarakat memastikan data sosial ekonominya telah tercatat dalam basis data pemerintah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: