Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Wacana Potong Gaji Menteri Menguat! Menkeu Setuju, Seskab Bilang Belum Diputuskan

        Wacana Potong Gaji Menteri Menguat! Menkeu Setuju, Seskab Bilang Belum Diputuskan Kredit Foto: Istihanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Upaya pemerintah menjaga efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mulai menyasar berbagai pos belanja, termasuk kemungkinan pemangkasan pengeluaran di tingkat kementerian dan lembaga. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya tekanan global yang berdampak pada stabilitas fiskal nasional.

        Selain penghematan program, muncul pula wacana pemotongan gaji pejabat negara sebagai bagian dari strategi efisiensi tersebut. Gaji menteri dan wakil menteri menjadi salah satu komponen yang ikut dibahas dalam skema penghematan anggaran.

        Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan tidak mempermasalahkan jika kebijakan tersebut diterapkan kepada jajaran menteri. Ia bahkan memberi sinyal bahwa pemangkasan tersebut bisa dilakukan sebagai bentuk solidaritas dalam pengelolaan anggaran negara.

        “Kalau menteri sih nggak apa-apa, nanti kita lihat kebijakan Presiden seperti apa,” ujar Purbaya. 

        Dalam kesempatan itu, Purbaya juga sempat mengungkapkan gambaran besaran pemotongan yang mungkin diberlakukan.

        “Kayaknya 25 persen deh,” katanya, mengindikasikan skala penghematan yang cukup signifikan.

        Dorongan efisiensi ini juga berkaitan dengan evaluasi terhadap belanja kementerian dan lembaga yang dinilai belum optimal. Pemerintah mempertimbangkan penyesuaian langsung agar program yang tidak berdampak signifikan dapat ditekan.

        “Saya minta tadinya kementerian untuk memotong sendiri, tapi mereka kalau disuruh gitu nggak mau memotong, dia naikkan semua malah,” ujar Purbaya. 

        Namun di tengah wacana tersebut, pemerintah memastikan belum ada keputusan resmi terkait pemotongan gaji menteri. Hal ini menandakan bahwa pembahasan masih berada pada tahap awal dan belum mencapai kesepakatan final.

        Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa berbagai opsi yang ada masih akan dibahas lebih lanjut dalam waktu dekat. Pemerintah, kata dia, akan menggelar rapat untuk mematangkan konsep tersebut.

        “Jadi, intinya konsep-konsep itu akan dirapatkan dalam beberapa hari ini,” ujar Teddy dikutip dari ANTARA.

        Teddy juga memastikan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan apa pun yang diambil pemerintah.

        “Nanti kita lihat. Belum ada keputusan apapun,” katanya menegaskan.

        Menariknya, Teddy sempat mengalihkan pertanyaan terkait wacana tersebut kepada pihak yang pertama kali mengemukakannya.

        “Tanya yang menyampaikan, kemarin siapa itu?” ucapnya, mencerminkan belum adanya keseragaman pandangan di internal pemerintah.

        Baca Juga: Seskab Teddy: Presiden Prabowo Perintah Langsung Evakuasi Warga di Bitung hingga Batang Dua Dipercepat

        Perbedaan respons antara pejabat pemerintah ini menunjukkan bahwa arah kebijakan masih bersifat dinamis. Di satu sisi terdapat dorongan efisiensi, namun di sisi lain keputusan final masih menunggu pembahasan lebih lanjut.

        Kondisi tersebut membuat wacana pemotongan gaji menteri belum dapat dipastikan implementasinya. Pemerintah masih harus menyelaraskan berbagai kepentingan sebelum menetapkan kebijakan resmi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: