Paus Leo Kecam Ancaman Trump ke Iran: Tak Cuma Masalah Hukum, Tapi Moral
Kredit Foto: Istimewa
Paus Leo mengecam keras ancaman yang baru-baru ini dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke Iran. Ia mengebut hal tersebut sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima oleh dunia.
Leo mengecam ucapan dari Trump. Menurutnya ancaman untuk melenyapkan sebuah peradaban merupakan sebuah tindakan yang tidak dapat diterima oleh nurani maupun akal sehat.
Baca Juga: Ancam Hancurkan Iran, Trump Dikecam Dunia hingga Internal Amerika Serikat
"Seperti yang kita ketahui bersama, hari ini ada ancaman terhadap seluruh rakyat dari Iran. Ini benar-benar tidak dapat diterima," kata Paus.
Paus Leo menegaskan bahwa ancaman terhadap populasi sipil tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga menjadi persoalan moral global. Ia menilai perlindungan terhadap manusia, terutama warga sipil, harus menjadi prioritas utama dalam setiap konflik.
"Tentu ada masalah hukum internasional di sini, tetapi lebih dari itu, ini adalah masalah moral demi kebaikan (seluruh) dunia," katanya.
Paus Leo juga mengajak masyarakat global untuk aktif mendorong pemerintah masing-masing agar mengupayakan perdamaian. Ia meminta warga untuk menghubungi pemimpin politik dan mendesak mereka mencari solusi guna menghentikan konflik yang terus meluas di Timur Tengah.
Leo juga menyoroti dampak perang terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan orang sakit. Ia mengingatkan bahwa mereka adalah korban utama dalam konflik yang berkepanjangan.
Ia menegaskan bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil bertentangan dengan hukum internasional. Pernyataan ini muncul di tengah ancaman serangan terhadap fasilitas publik yang dilontarkan oleh Trump ke Iran.
Langkah Paus Leo ini tergolong jarang, karena ia dikenal berhati-hati dalam merespons langsung pernyataan pemimpin dunia. Dalam beberapa pekan terakhir, ia semakin vokal mengkritik konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat.
Sebelumnya, Amerika Serikat menjadi sorotan dunia gegara pernyataan kontroversialnya terkait dengan Iran. Meski ada gencatan senjata, dunia mengecam ancaman yang telah diberikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke Teheran.
Trump diketahui mengancam akan menghancurkan total wilayah dari Iran. Ia menegaskan bahwa wilayah tersebut tidak akan bisa dihidupkan kembali. Hal tersebut membuat sebagai pihak khawatir bahwa sang presiden akan menggunakan senjata pemusnah massal seperti bom nuklir.
"Seluruh peradaban akan mati malam ini, dan tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali. Saya tidak ingin itu terjadi, tetapi kemungkinan besar akan terjadi," ungkap Trump.
Pernyataan tersebut langsung mendapatkan kecaman tak hanya dari ranah domestik namun juga internasional. Perwakilan Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebut pernyataan tersebut sebagai pernyataan yang tidak bertanggung jawab dan sangat mengkhawatirkan, apalagi datang dari seorang yang menduduki jabatan presiden.
Baca Juga: Coba Didamaikan Pakistan, Ini Sejumlah Tuntutan Iran dan Amerika Serikat
Partai Demokrat Amerika Serikat juga mengecam keras pernyataan dari Trump. Pimpinan Demokrat di Senat menyatakan bahwa ancaman tersebut tidak hanya membahayakan dunia internasional, tetapi juga dapat memperburuk keamanan nasional dan meningkatkan risiko terhadap personel militer dari Washington.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: