Menhan Hidupkan Kembali Siskamling, Yakin Begal dan Kejahatan Bisa Hilang di Atas 50 Persen
Kredit Foto: WE
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa pada tahun 2026, seluruh kabupaten di wilayah Jawa akan dikawal oleh satu Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan.
Sjafrie menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan pembentukan total 750 batalyon untuk memenuhi kebutuhan pengamanan di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Setiap batalyon terdiri dari 1.190 prajurit yang akan bertugas melakukan patroli secara rutin.
Menurut Sjafrie, kehadiran batalyon ini tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga mampu menekan angka kejahatan jalanan, termasuk kasus begal, hingga lebih dari 50 persen.
"Tapi setelah kita berada di situ membuat pangkalan dan pangkalan itu sudah jadi dengan latihan kemampuan dan sebagainya. Ini begal dan kriminal di situ yang tadinya minus sekian persen, menjadi plus kriminalnya hilang di atas 50 persen," kata Sjafrie di DPR kemarin.
Selain aspek keamanan, batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan juga diharapkan dapat menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) masyarakat serta berperan dalam penguatan sosial, pendidikan, dan ekonomi di daerah.
Rencana ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat pertahanan dan keamanan di tingkat lokal atau teritorial.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: