Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Steam Akhirnya Buka Suara Soal Rating Gim Tidak Sesuai Usia

        Steam Akhirnya Buka Suara Soal Rating Gim Tidak Sesuai Usia Kredit Foto: Unsplash/Jake Schumacher
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Steam akhirnya buka suara soal ketidaksesuaian rating gim di Indonesia, mengakui adanya kesalahan teknis dan miskomunikasi yang membuat klasifikasi usia tidak akurat.

        “Kami mohon maaf atas kebingungan yang mungkin disebabkan oleh kesalahan ini,” kata Steam dalam laman resminya, Rabu (8/4/2026).

        Platform distribusi gim terbesar di dunia tersebut mengungkapkan, pada periode 2 April hingga 5 April 2026, rating usia sempat ditampilkan secara tidak lengkap dan tidak sesuai.

        Sebagai langkah awal, Steam telah menghapus label tersebut dari platformnya.

        Steam menjelaskan, pihaknya telah menjalin komunikasi lebih dari dua tahun dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), guna menghasilkan rating usia yang sesuai regulasi Indonesia Game Rating System (IGRS).

        IGRS adalah sistem klasifikasi resmi untuk konten permainan (game), berdasarkan kategori usia dan konten yang dikelola oleh Komdigi.

        “Rating ini dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada pelanggan tentang konten dan kelompok usia minimum yang ditargetkan untuk setiap gim,” tulis Steam.

        Komunikasi yang terjadi antara Steam selaku distribusi gim terbesar, dan Komdigi selaku otoritas yang mengawasi sistem IGRS agar rating usia permainan dapat sesuai, dengan memanfaatkan data dari pengembang gim, untuk menghasilkan klasifikasi yang sesuai regulasi Indonesia.

        Kerja sama yang terjalin ini juga dikonfirmasi oleh Komdigi.

        "Ya, kami intens koordinasi dengan Steam," jelas Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komunikasi dan Digital (Komdigi) Sonny Hendra Sudaryana, dalam konferensi pers di Kantor Komdigi, Selasa (7/4/2026).

        Ia menyebut komunikasi dengan Steam sudah dilakukan secara intensif, dan sedang melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden kejanggalan rating usia gim.

        “Kita sepakat untuk melakukan investigasi di internal Komdigi dan di eksternal di pihak Steam-nya,” tuturnya.

        Saat ini, IGRS masih menggunakan mekanisme self-assessment dan self-declaration oleh pengembang.

        Namun, insiden ini mendorong evaluasi, termasuk rencana peningkatan transparansi dalam penentuan rating, dengan menambahkan penjelasan lebih rinci seperti praktik internasional.

        Sebagai perbandingan, sistem seperti ESRB di Amerika Utara dan PEGI di Eropa telah lebih dulu menerapkan klasifikasi yang transparan.

        Baca Juga: Temuan Konten Gim di Steam Tak Sesuai Rating Usia, Kemkomdigi Lakukan Investigasi

        Saat ditanyai apakah IGRS akan dievaluasi seperti sistem-sistem di negara lain, Sonny menegaskan tentunya akan ada improvement ke depannya.

        "Tentu akan evaluasi dan improvement ke depannya," ucapnya. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Yaspen Martinus

        Bagikan Artikel: