Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        UNTD Siapkan Investasi Rp400 Miliar, Bidik Lonjakan Permintaan Kendaraan Listrik 2026

        UNTD Siapkan Investasi Rp400 Miliar, Bidik Lonjakan Permintaan Kendaraan Listrik 2026 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Di tengah meningkatnya isu terkait harga bahan bakar minyak (BBM), PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) melihat adanya percepatan perubahan perilaku masyarakat menuju kendaraan yang lebih hemat dan ramah lingkungan. Momentum ini diperkirakan akan mendorong lonjakan permintaan kendaraan listrik mulai kuartal II 2026.

        Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan pada 7 April 2026 di United Grand Hall Alam Sutera Tangerang, Perseroan menegaskan komitmennya untuk menangkap peluang tersebut melalui langkah ekspansi agresif di sektor produksi.

        UNTD menyiapkan total investasi sekitar Rp400 miliar yang dialokasikan untuk pembelian lahan dan fasilitas pabrik sebesar Rp250 miliar serta pengembangan pabrik sebesar Rp150 miliar. Pendanaan ekspansi ini akan berasal dari pihak ketiga, baik melalui perbankan maupun investor strategis.

        Saat ini, kapasitas produksi UNTD berada di angka 50.000 unit per bulan untuk sepeda dan sepeda listrik, dengan komposisi 40.000 unit sepeda dan 10.000 unit sepeda listrik. Sementara itu, kapasitas produksi motor listrik mencapai 5.000 unit per bulan.

        Seiring dengan rencana ekspansi, Perseroan menargetkan lonjakan kapasitas produksi yang signifikan. Kapasitas sepeda akan tetap di angka 40.000 unit per bulan, sementara sepeda listrik ditingkatkan hingga 40.000 unit per bulan dan motor listrik melonjak menjadi 20.000 unit per bulan.

        Presiden Direktur UNTD, Stephen Mulyadi, menyampaikan, “Isu BBM yang terjadi saat ini menjadi katalis penting bagi pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia. Kami melihat adanya shifting yang semakin nyata di masyarakat, dan UNTD ingin berada di garis depan dalam menjawab kebutuhan tersebut melalui kesiapan kapasitas produksi yang lebih besar dan terintegrasi.”.

        Baca Juga: Menkeu Purbaya Bakal Cek Viral Puluhan Ribu Motor Listrik Badan Gizi Nasional

        Direktur UNTD, Andrew Mulyadi, menambahkan, “Kami memproyeksikan kuartal kedua 2026 akan menjadi titik awal peningkatan demand yang lebih signifikan. Oleh karena itu, ekspansi ini bukan hanya soal peningkatan kapasitas, tetapi juga strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi UNTD di industri kendaraan listrik nasional. Dukungan dari perbankan dan investor menjadi fondasi penting dalam merealisasikan rencana ini.”.

        Dengan strategi ekspansi yang terukur dan momentum pasar yang semakin kuat, UNTD optimistis dapat mempercepat pertumbuhan bisnis sekaligus mendorong adopsi kendaraan listrik yang lebih luas di Indonesia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: