Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tekan Tren Berobat ke Luar Negeri, Mayapada Healthcare Bawa Standar Global Operasi Lutut ke Indonesia

        Tekan Tren Berobat ke Luar Negeri, Mayapada Healthcare Bawa Standar Global Operasi Lutut ke Indonesia Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Tingginya angka pasien osteoartritis di Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri mendorong Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk) untuk membawa standar layanan ortopedi global ke dalam negeri.

        Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui simposium internasional bertajuk “Global Best Practices in Advancing Total Knee Replacement” yang digelar di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Minggu (12/4/2026).

        Berkolaborasi dengan Johnson & Johnson MedTech South East Asia, acara ini mempertemukan pakar bedah ortopedi dari Amerika Serikat, India, Singapura, dan Indonesia untuk berbagi inovasi dan praktik medis terkini.

        Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing layanan kesehatan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap perawatan berstandar dunia.

        "Kami ingin memastikan pasien di Indonesia dapat merasakan standar perawatan ortopedi terbaik tanpa harus ke luar negeri. Ini komitmen kami menghadirkan inovasi dan kualitas layanan setara global yang didukung teknologi canggih dan tim multidisiplin," ujar Navin.

        Simposium ini menyoroti sejumlah kemajuan strategis dalam prosedur Total Knee Replacement (TKR). Salah satu terobosan utama adalah penggunaan teknologi bedah robotik seperti VELYS™ Robotic-Assisted Solution dan penerapan protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) untuk mempercepat pemulihan pasien.

        Pakar ortopedi global sekaligus perancang teknologi robotik di AS, Prof. Nicolaas C. Budhiparama, menjelaskan bahwa standar kesuksesan operasi ortopedi modern telah bergeser.

        "Pasien tidak lagi hanya mencari hasil operasi yang baik, tetapi juga pemulihan yang cepat dan minim nyeri. Dengan bantuan teknologi robotik serta desain implan yang tepat, kita dapat memberikan hasil yang konsisten dan optimal," jelasnya.

        Dari perspektif desain implan, Kevin Perry, MD dari Mayo Clinic USA, menambahkan bahwa evolusi implan modern memungkinkan pendekatan yang sangat personal sesuai dengan anatomi pasien.

        “Di AS, kasus penggantian sendi lutut meningkat pada pasien usia muda yang masih aktif. Kombinasi desain implan modern dengan robotic-assisted surgery terbukti meningkatkan presisi, daya tahan, stabilitas, dan fungsi sendi jangka panjang," paparnya.

        Keberhasilan teknologi tersebut harus ditopang oleh kerja sama tim medis lintas keahlian. Dr. Prof. Rajesh Malhotra dari Apollo Hospital New Delhi menekankan bahwa penanganan kasus deformitas lutut kompleks memerlukan proses perawatan yang terintegrasi.

        "Hasil terbaik tidak hanya ditentukan saat operasi, tetapi juga konsistensi seluruh proses perawatan—mulai dari presisi tindakan, rehabilitasi medik, hingga nutrisi klinis. Kolaborasi inilah yang meningkatkan standar layanan antaranegara," ungkapnya.

        Simposium ini merupakan bagian dari program Mayapada Inspire yang bertujuan untuk alih pengetahuan dan sinergi keahlian.

        Ke depannya, Mayapada Healthcare akan terus mengembangkan Orthopedic Center berstandar internasional sebagai pusat keunggulan di Indonesia, melanjutkan kesuksesan mereka dalam melakukan operasi TKR berbasis robotik pertama di kawasan Indonesia Timur tahun lalu.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: