Gagal di Perundingan Sebelumnya, Trump Buka Diplomasi Lagi
Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat seiring berjalannya perang di Iran dan di tengah blokade militer Amerika Serikat di Selat Hormuz yang kini memasuki hari kedua.
Nah, terbaru Presiden AS Donald Trump justru memberikan sinyal akan dibukanya kembali pintu diplomasi.
Pihak militer Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa mereka telah berhasil mencegah kapal-kapal yang hendak masuk maupun keluar dari pelabuhan-pelabuhan Iran.
Langkah tegas ini menandai hari penuh pertama berlakunya operasi blokade AS di Selat Hormuz, perairan yang sangat vital bagi urat nadi perdagangan minyak dunia.
Meski tekanan militer kian diperketat, opsi damai tampaknya belum sepenuhnya tertutup. Presiden Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan digelarnya putaran kedua perundingan tatap muka dengan pihak Iran.
Rencananya, pertemuan krusial tersebut kemungkinan besar akan kembali difasilitasi dan dilangsungkan di Pakistan dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, dinamika geopolitik lain juga terjadi di Washington, DC. Delegasi Israel dan Lebanon dilaporkan tengah melangsungkan pembicaraan langsung yang sangat jarang terjadi.
Langkah diplomasi langka ini berjalan beriringan dengan gempuran pasukan Israel terhadap kelompok Hezbollah yang masih terus berlanjut hingga saat ini.
Situasi yang kian memanas ini memicu kewaspadaan serius di sektor ekonomi internasional. International Monetary Fund (IMF) mengeluarkan peringatan keras bahwa eskalasi lebih lanjut dari perang di Iran berpotensi menyeret perekonomian global ke dalam jurang resesi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: