Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        MPMX Dorong Pelestarian Laut dan Ekonomi Masyarakat

        MPMX Dorong Pelestarian Laut dan Ekonomi Masyarakat Kredit Foto: MPMX
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui program transplantasi terumbu karang di Desa Pasir Putih, Pulau Messah, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Program ini dijalankan dalam rangkaian MPM Green Action 2026 dengan fokus pada pelestarian laut dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

        Perusahaan menargetkan penanaman 500 bibit terumbu karang pada tahun ini menggunakan 20 unit spider frame sebagai media transplantasi.

        GM Corporate Communication & Sustainability MPMX Natalia Lusnita mengatakan program tersebut dirancang sebagai inisiatif jangka panjang yang menghubungkan keberlanjutan lingkungan dengan penguatan ekonomi warga sekitar.

        “Kami menyadari bahwa keberlanjutan lingkungan memiliki keterkaitan erat dengan keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui program transplantasi terumbu karang ini, MPMX tidak hanya berupaya menjaga ekosistem laut, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya, dlam keterangan resmi di Jakarta, Senin (20/4/2026). 

        Pulau Messah dipilih sebagai lokasi program berdasarkan rekomendasi dan koordinasi dengan Balai Taman Nasional Komodo. Kawasan tersebut dinilai sebagai salah satu titik prioritas yang mengalami kerusakan terumbu karang cukup signifikan serta berada di zona penyangga Taman Nasional Komodo.

        Terumbu karang memiliki fungsi penting sebagai habitat biota laut, pelindung garis pantai dari abrasi, sekaligus penopang sektor perikanan dan pariwisata bahari. Di wilayah seperti Labuan Bajo, ekosistem ini dinilai strategis bagi keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

        Program tahap awal diawali dengan pertemuan bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. MPMX juga memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya nelayan, mengenai pentingnya pelestarian terumbu karang dan pemanfaatan sumber daya laut yang lebih ramah lingkungan.

        Selain itu, perusahaan menggelar pelatihan pembuatan media coral nursery yang diikuti perwakilan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Pasir Putih. Pelatihan tersebut diarahkan untuk mendukung wisata lokal melalui aktivitas penanaman baby coral.

        Kepala Desa Pasir Putih Labuan Bajo Mustaming menyampaikan apresiasi atas program tersebut dan menyatakan kesiapan masyarakat untuk berkolaborasi.

        Baca Juga: MPMX Berencana Gelar Buyback Saham Rp50 Miliar

        Baca Juga: Surveyor Indonesia Perkuat Peran TICC untuk Dorong Implementasi ESG di Indonesia

        Menurut dia, pelestarian ekosistem laut yang disertai pengembangan potensi ekonomi warga diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Pulau Messah.

        MPMX menyebut program ini melanjutkan inisiatif lingkungan di NTT setelah sebelumnya menanam 100.000 mangrove di Desa Golo Sepang pada periode 2022-2025. Program terdahulu juga diintegrasikan dengan budi daya kepiting bakau dan pembinaan UMKM berbasis potensi lokal.

        Perseroan menilai pendekatan ESG yang menggabungkan konservasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi menjadi strategi penting untuk menciptakan dampak berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: