- Home
- /
- New Economy
- /
- CSR
Telkomsel Rayakan Hari Bumi 2026 Lewat Program Tukar Poin Jadi Pohon hingga Daur Ulang Kartu Perdana jadi Paving Block
Kredit Foto: Istimewa
Momentum peringatan Hari Bumi, 22 April 2026 dimanfaatkan oleh Telkomsel untuk kembali menggerakkan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui program Telkomsel Jaga Bumi Movement.
Mengusung tema global “Our Power, Our Planet”, inisiatif ini tidak hanya menjadi kampanye, tetapi juga membuka ruang partisipasi luas bagi masyarakat untuk berkontribusi langsung menjaga bumi.
Melalui program ini, Telkomsel menghadirkan berbagai inovasi berbasis kolaborasi yang mendorong pengurangan jejak karbon secara kolektif. Mulai dari kompetisi inovasi hijau hingga program penukaran poin pelanggan menjadi pohon, semuanya dirancang agar aksi kecil dari individu bisa berdampak besar bagi lingkungan.
Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menegaskan bahwa tingginya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan perlu didukung dengan akses yang mudah dan ekosistem yang tepat.
“Kami menyediakan ekosistem komprehensif, mulai dari kompetisi inovasi hingga fitur tukar poin menjadi pohon, agar setiap individu bisa memberikan dampak nyata bagi bumi dan generasi mendatang,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Abdullah Fahmi menjelaskan Telkomsel Jaga Bumi Movement hadir melalui tiga pilar utama. Pertama, Future Impact Challenge, kompetisi nasional bagi generasi muda usia 15-35 tahun untuk menciptakan solusi inovatif terkait perubahan iklim. Program ini dibuka sejak 22 April dan akan mencapai puncaknya pada awarding di Yogyakarta, 18 Juli 2026.
Kedua, Talkshow Series yang mempertemukan pakar, praktisi, dan komunitas lingkungan dalam enam sesi diskusi seputar isu iklim dan ekonomi sirkular yang berlangsung hingga pertengahan Juli.
Ketiga, aksi langsung berupa penanaman pohon dan lokakarya di berbagai daerah seperti Bogor, Palu, Sumatera Barat, hingga Yogyakarta, yang melibatkan masyarakat lokal secara aktif.
“Yang menarik, Telkomsel juga mempermudah pelanggan untuk ikut serta dalam gerakan hijau ini. Melalui kolaborasi dengan Jejak.in, pelanggan dapat menukarkan Telkomsel Poin menjadi donasi pohon,” ungkapnya.
Cukup dengan 5.000 poin setara 0,1 pohon atau 50.000 poin untuk satu pohon, pelanggan sudah bisa berkontribusi dalam program carbon offset. Laporan perkembangan pohon pun akan dikirimkan secara berkala, menciptakan transparansi sekaligus keterlibatan jangka panjang.
Tak hanya fokus pada penghijauan, Telkomsel juga serius menangani persoalan limbah plastik. Bersama mitra seperti PlusTik dan Liberty Society, limbah kemasan kartu SIM dan kartu perdana didaur ulang menjadi berbagai produk fungsional seperti paving block, tempat sampah, hingga perlengkapan outlet. Bahkan, pakaian bekas karyawan pun turut diolah kembali menjadi produk bernilai guna, menunjukkan bahwa konsep ekonomi sirkular benar-benar diterapkan secara menyeluruh.
Baca Juga: Lelang Frekuensi Komdigi, Sinyal Kesiapan Telkomsel Mulai Terlihat
Sejak diluncurkan pada 2022, program ini telah melibatkan lebih dari 121 ribu pelanggan. Hasilnya, lebih dari 39 ribu pohon berhasil ditanam di 13 wilayah dengan luas konservasi mencapai 37 hektare, serta mampu menyerap emisi karbon lebih dari 83 ton CO2e.
Melalui momentum Hari Bumi 2026, Telkomsel tidak hanya mengajak masyarakat peduli lingkungan, tetapi juga membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah sederhana, bahkan dari sekadar menukar poin di genggaman tangan.
“Kini, menjaga bumi bukan lagi sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang bisa dilakukan siapa saja,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: