Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Sikap AS Bergeser, Donald Trump Setuju Tangguhkan Nuklir Iran Selama 20 Tahun

Sikap AS Bergeser, Donald Trump Setuju Tangguhkan Nuklir Iran Selama 20 Tahun Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan kesediaannya untuk menerima penangguhan program nuklir Iran selama 20 tahun. Pernyataan ini menandai pergeseran sikap yang signifikan dari posisi Trump sebelumnya yang menuntut penghentian secara permanen.

Trump menyampaikan hal tersebut kepada awak media di atas pesawat kepresidenan Air Force One usai bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing. "Dua puluh tahun sudah cukup, tetapi tingkat jaminan dari mereka, dengan kata lain, harus benar-benar 20 tahun," ujar Trump seperti dikutip dari BBC pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Meskipun melunak terkait durasi penangguhan, Trump menegaskan bahwa kesabarannya terhadap Iran kini mulai menipis. Ia merasa belum ada tanda-tanda kemajuan yang berarti dalam proses perundingan yang tengah berjalan.

Konflik bersenjata ini sendiri bermula saat pasukan Israel dan Amerika Serikat memulai serangan udara besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Gencatan senjata yang berlaku sejak bulan lalu sebagian besar telah dipatuhi kedua belah pihak meski sempat diwarnai beberapa kali baku tembak.

Baca Juga: Hubungan UEA-Iran Memanas, Abu Dhabi Bantah Terlibat Agresi AS dan Israel

Proses negosiasi sejauh ini berjalan berlarut-larut dengan Pakistan yang mengambil peran sebagai pihak mediator. Namun, kedua belah pihak tampaknya masih berbeda pendapat setelah sempat menolak proposal damai yang diajukan satu sama lain.

Di sisi lain, sekutu dekat Amerika Serikat yaitu Israel sejauh ini belum memberikan reaksi resmi atas pernyataan terbaru Trump. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebelumnya bersikeras bahwa seluruh persediaan uranium yang diperkaya Iran wajib dihilangkan sebelum perang dianggap berakhir.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy