Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Membaca Arah Pasar Global 2026, Valbury Gelar Roadshow Edukasi Perdagangan Berjangka di 9 Kota Sepanjang 2026

        Membaca Arah Pasar Global 2026, Valbury Gelar Roadshow Edukasi Perdagangan Berjangka di 9 Kota Sepanjang 2026 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Perusahaan pialang berjangka Valbury menggelar rangkaian roadshow edukasi perdagangan berjangka komoditi di sejumlah kota besar di Indonesia sepanjang 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat dan nasabah, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai aktivitas trading yang aman, terukur, dan bertanggung jawab.

        Roadshow ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dengan mengusung tema “Membaca Arah Pasar Global 2026: Peluang Trading di Tengah Ketidakpastian Ekonomi”. Seminar ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis.

        Rangkaian kegiatan telah dimulai di Pontianak pada 25 Februari 2026. Memasuki April, roadshow berlanjut ke Semarang, Solo, dan Surabaya. Dalam setiap sesi, Valbury menghadirkan Direktur Bursa Berjangka Jakarta Suresh Mookiah sebagai pembicara, bersama Direktur Valbury Nino Limantara serta Research & Educator Valbury Miftah Farid Nasir. Setelah itu, roadshow akan berlanjut ke Bali, Makassar, Medan, Bandung, dan ditutup di Jakarta pada November mendatang.

        Direktur Valbury Nino Limantara menegaskan bahwa edukasi merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem perdagangan berjangka yang sehat.

        “Peningkatan literasi menjadi kunci agar masyarakat dapat memahami peluang sekaligus risiko dalam berinvestasi ataupun trading di pasar berjangka komoditi, indeks saham serta saham global. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong terciptanya investor atau trader yang lebih siap dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi,” ujarnya.

        Ia menambahkan, “Kami percaya bahwa trader yang teredukasi akan mampu mengambil keputusan yang lebih bijak dan berkelanjutan. Melalui roadshow ini, Valbury ingin menghadirkan akses edukasi yang lebih luas dan relevan dengan kondisi pasar global saat ini”.

        Sementara itu, Direktur Bursa Berjangka Jakarta Suresh Mookiah mengapresiasi inisiatif Valbury dalam mendorong peningkatan literasi perdagangan berjangka di Indonesia.

        “Kolaborasi antara bursa (JFX) dan anggota pialang dalam hal ini dengan (Valbury) dalam kegiatan literasi dan edukasi ini merupakan langkah penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap perdagangan berjangka. Kami percaya, dengan edukasi yang tepat, masyarakat dapat berpartisipasi secara lebih bijak, terinformasi, dan bertanggung jawab,” kata Suresh.

        Roadshow ini digelar di tengah dinamika pasar global yang semakin kompleks pada kuartal kedua 2026. Memasuki Q2 2026, pasar keuangan global dinilai berada di persimpangan penting, dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti kebijakan suku bunga bank sentral, data inflasi global, hingga pergerakan harga komoditas.

        Valbury menilai kondisi tersebut menghadirkan peluang yang besar, namun tetap memerlukan pemahaman yang matang, terutama dalam hal strategi dan manajemen risiko. Melalui program edukasi ini, peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan praktis mengenai kondisi pasar terkini, mulai dari pengenalan produk, optimalisasi peluang, hingga strategi trading yang lebih terukur di perdagangan berjangka komoditi, indeks saham, dan saham global.

        Dalam kesempatan yang sama, Valbury juga memperkenalkan sejumlah pembaruan fitur pada aplikasi trading miliknya. Pengembangan ini difokuskan pada peningkatan layanan, kualitas analisa, serta kemudahan akses yang lebih luas bagi nasabah.

        Beberapa fitur yang diperkenalkan antara lain pilihan saham global untuk diversifikasi aset, Trading Signal berbasis analisa pasar, News Sentiment untuk mendukung pengambilan keputusan lebih cepat, serta optimalisasi tampilan aplikasi yang lebih praktis dan responsif.

        Valbury berharap peningkatan layanan ini dapat membantu nasabah mengambil keputusan secara lebih cepat dan tepat di tengah volatilitas pasar.

        Baca Juga: Trading Aman di Indonesia: Memahami Sistem Regulasi dan Peran Broker

        Dalam ekosistem perdagangan berjangka, Valbury menegaskan bahwa keamanan data dan dana nasabah menjadi bagian penting dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun kepercayaan dan kredibilitas.

        Melalui kolaborasi dengan regulator, konsistensi edukasi, dan inovasi teknologi, Valbury terus memperkuat perannya di industri perdagangan berjangka komoditi Indonesia. Roadshow ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses edukasi trading yang berkualitas sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap industri perdagangan berjangka.

        Di kesempatan terpisah, Valbury bersama Jakarta Futures Exchange (JFX) juga bekerja sama dengan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE Ubaya) menggelar seminar serta penandatanganan nota kesepahaman untuk mengembangkan edukasi perdagangan berjangka melalui Futures Trading Learning Program (FTLP) bagi mahasiswa Universitas Surabaya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: