Kredit Foto: MPMRent
PT Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent) memperkuat bisnis sewa kendaraan jangka panjang segmen korporasi dengan menghadirkan armada kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi green mobility. Langkah ini diambil seiring meningkatnya kebutuhan dunia usaha terhadap layanan transportasi yang efisien, andal, dan berkelanjutan.
Perusahaan menyatakan solusi yang ditawarkan tidak hanya berupa penyediaan armada, tetapi juga layanan terintegrasi mulai dari pengelolaan pengemudi profesional hingga penyesuaian kebutuhan operasional pelanggan.
MPMRent menilai tren mobilitas korporasi kini bergeser ke model layanan yang lebih fleksibel dan memiliki dampak lingkungan lebih rendah.
Kapabilitas tersebut ditunjukkan saat perusahaan mendukung penyelenggaraan Putri Indonesia 2026 ke-29 yang berlangsung pada 21–24 April 2026 di Jakarta. Dalam kegiatan itu, MPMRent menyediakan enam unit kendaraan beserta enam pengemudi profesional untuk mendukung mobilitas acara.
Dari total armada yang disediakan, dua unit merupakan kendaraan listrik jenis MPV, yakni Mifa 9 dan Mifa 7.
VP Commercial MPMRent Naryanton mengatakan kehadiran perusahaan dalam ajang tersebut mencerminkan arah bisnis perusahaan ke depan.
“Kehadiran MPMRent dalam mendukung ajang Putri Indonesia 2026 merupakan bukti komitmen MPMRent dalam menghadirkan solusi mobilitas yang andal secara operasional, dan juga adaptif terhadap kebutuhan yang terus berkembang, termasuk dalam mendukung inisiatif keberlanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebutuhan mobilitas B2B diproyeksikan terus berkembang menuju layanan yang semakin terintegrasi.
“Kami melihat bahwa ke depan, kebutuhan mobilitas B2B akan semakin mengarah pada solusi yang terintegrasi, efisien, dan memiliki dampak lingkungan yang lebih baik,” tambahnya.
Penggunaan kendaraan listrik dalam layanan rental korporasi dinilai sejalan dengan meningkatnya perhatian pelaku usaha terhadap target efisiensi biaya operasional dan implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, governance/ESG).
Bagi sektor korporasi, model sewa kendaraan dinilai memberi fleksibilitas karena perusahaan tidak perlu menanggung investasi awal pembelian armada, perawatan, maupun pengelolaan pengemudi.
MPMRent menyebut pengalaman menangani kebutuhan transportasi korporasi dan acara berskala besar menjadi modal untuk memperluas pasar layanan mobilitas strategis.
Baca Juga: MPMX Dorong Pelestarian Laut dan Ekonomi Masyarakat
Baca Juga: MPMX Berencana Gelar Buyback Saham Rp50 Miliar
Baca Juga: Industri Asuransi Bergeser, MPM Insurance Perkuat Strategi
Dalam mendukung ekspansi bisnis, perusahaan juga mengedepankan standar operasional berbasis sertifikasi internasional. Beberapa sertifikasi yang dimiliki antara lain ISO 22301:2019 untuk Business Continuity Management System, ISO 9001:2015 untuk manajemen mutu, ISO 14001:2015 untuk manajemen lingkungan, ISO 45001:2018 untuk kesehatan dan keselamatan kerja, serta ISO 27001:2022 untuk manajemen keamanan informasi.
Selain itu, perusahaan juga menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
MPMRent menilai kombinasi armada terkelola, layanan profesional, dan standar operasional menjadi fondasi utama untuk menjawab kebutuhan mobilitas korporasi yang terus berubah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: