Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sequis Life Dorong Hidup Sehat di Tengah Risiko Kesehatan

        Sequis Life Dorong Hidup Sehat di Tengah Risiko Kesehatan Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat mulai memengaruhi dinamika industri asuransi, seiring kebutuhan pengelolaan biaya kesehatan dan risiko penyakit tidak menular yang terus meningkat. Di sisi lain, rasio klaim asuransi kesehatan di Indonesia masih dalam kondisi terkendali, membuka ruang bagi perusahaan asuransi untuk memperkuat pendekatan preventif dalam menjaga keberlanjutan bisnis.

        Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan rasio klaim per Januari 2026 tercatat sebesar 40,85% pada asuransi jiwa dan 17,75% pada asuransi umum. Angka ini mencerminkan tekanan klaim yang relatif moderat di tengah meningkatnya kebutuhan perlindungan kesehatan.

        Dalam konteks tersebut, PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) mulai mendorong pendekatan preventif melalui kampanye gaya hidup sehat, salah satunya lewat dukungan terhadap ajang olahraga Sequis Triathlon Buddies 14th Anniversary yang akan digelar pada 9 Mei 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta.

        President Director & CEO Sequis Life, Ted Margono, menyatakan bahwa upaya tersebut merupakan bagian dari strategi mitigasi risiko jangka panjang.

        “Perlindungan finansial melalui asuransi tidak terlepas dari kesadaran hidup sehat dan berolahraga. Ini merupakan langkah preventif dalam mengelola risiko sejak dini,” ujarnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (4/5/2026). 

        Pendekatan ini mencerminkan pergeseran strategi industri asuransi dari sekadar proteksi menjadi pengelolaan risiko berbasis perilaku. Adopsi gaya hidup sehat dinilai dapat menekan potensi klaim di masa depan, sekaligus menjaga stabilitas portofolio perusahaan.

        Sequis Life sendiri mencatat kinerja keuangan yang solid dengan pendapatan premi bruto Rp523,8 miliar dan laba bersih Rp86,3 miliar hingga Februari 2026. Total aset perusahaan mencapai Rp23,2 triliun, dengan rasio solvabilitas (risk-based capital/RBC) sebesar 566%, jauh di atas ketentuan minimum regulator.

        Baca Juga: Asuransi Syariah Masuk Fase Take-Off, Pangsa Pasar Jadi PR

        Baca Juga: AIA Bidik Pasar HNW Lewat Asuransi Warisan Berbasis Likuiditas

        Baca Juga: Rupiah Tertekan, Industri Asuransi Hadapi Biaya Naik

        Selain itu, realisasi pembayaran klaim dan manfaat mencapai Rp221,8 miliar dalam dua bulan pertama 2026, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan kesehatan dan jiwa.

        Ajang triathlon yang didukung perusahaan ini diikuti sekitar 200 peserta serta 100 peserta aquathlon dari berbagai latar belakang. Rangkaian kegiatan meliputi renang, sepeda, dan lari, yang menjadi bagian dari tren olahraga berbasis komunitas.

        Ketua Triathlon Buddies, Chaidir Akbar, menyebut minat masyarakat terhadap olahraga ini terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Tren tersebut sejalan dengan perubahan perilaku masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya kesehatan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: