Negara Sedang Butuh Pegawai Koperasi Merah Putih dan KNMP, Sistem Rekruitmennya Seperti ini
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan komitmennya untuk mengawal dan merealisasikan program strategis nasional yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dukungan ini difokuskan pada rekrutmen Sumber Daya Manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Wakil Kepala BKN, Suharmen, beserta jajaran pejabat BKN hadir mewakili Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
Bersama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), BKN memastikan bahwa seluruh proses seleksi akan berjalan mengedepankan prinsip meritokrasi, transparan, dan akuntabel.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang menaungi program ini menjelaskan bahwa KDKMP dan KNMP merupakan salah satu bentuk investasi SDM terbesar dari pemerintah. Tujuannya adalah untuk memperkuat fondasi ekonomi di tingkat desa hingga kawasan pesisir.
"Dibutuhkan SDM unggul yang akan menjadi motor penggerak utama koperasi desa dan kampung nelayan, termasuk dalam memotong rantai distribusi serta memastikan program pemerintah tersalurkan secara lebih efektif dan tepat sasaran,” ungkap Zulkifli.
Dalam sinergi lintas kementerian/lembaga ini, BKN mengemban peran krusial sebagai penjamin mutu (quality assurance) SDM. Lembaga ini bertugas memastikan bahwa para kandidat yang lolos benar-benar siap diterjunkan sebagai penggerak utama program di lapangan.
BKN menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan secara objektif berbasis kompetensi tanpa adanya celah intervensi. Senjata utama yang digunakan adalah sistem seleksi berstandar nasional, yakni Computer Assisted Test (CAT).
Sistem CAT dipilih karena rekam jejaknya yang kredibel dalam berbagai rekrutmen skala nasional, termasuk ASN. Melalui teknologi ini, hasil seleksi dapat terpantau secara transparan dan langsung (real-time), serta menjamin penilaian yang murni berbasis kemampuan peserta.
Nantinya, tahapan seleksi akan dirancang secara komprehensif, dimulai dari seleksi administrasi, tes kompetensi berbasis CAT, hingga tahapan lanjutan yang meliputi pemeriksaan kesehatan serta pelatihan khusus.
BKN juga memastikan bahwa seluruh proses rekrutmen ini terbuka untuk umum dan sama sekali tidak dipungut biaya. Masyarakat pun diimbau untuk selalu waspada terhadap berbagai potensi penipuan atau informasi palsu yang mengatasnamakan rekrutmen program ini.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: