Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Ditutup Naik 0,50% ke Level 7.092, Mayoritas Sektor Hijau

        IHSG Ditutup Naik 0,50% ke Level 7.092, Mayoritas Sektor Hijau Kredit Foto: Uswah Hasanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 35,36 poin atau 0,50% ke 7.092,46 pada perdagangan Rabu, 6 Mei 2026. Sepanjang sesi, IHSG bergerak dari rentang level 7.049,92 ke 7.127,72.

        Penguatan indeks ditopang sentimen global dan domestik. Dari mancanegara, tensi geopolitik mulai menurun. Amerika Serikat (AS) mencoba mengurangi eskalasi, dan mulai fokus terhadap perlindungan kapal kargo untuk melintasi Selat Hormuz meski kesepakatan untuk membuka Selat Hormuz masih jauh dari kenyataan.

        Dari dalam negeri, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,61 persen year on year (yoy) pada kuartal I 2026. Selain itu, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) terjaga di level 2,42 persen (yoy) pada April 2026.

        Pemerintah juga tengah menyiapkan paket stimulus tambahan untuk mendorong aktivitas ekonomi dalam waktu dekat. Dengan langkah tersebut, diharapkan akselerasi pertumbuhan ekonomi dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi aktivitas usaha serta kepercayaan pasar ke depan.

        Pergerakan saham pada akhir perdagangan hari ini didominasi tren positif. Sebanyak 341 saham menanjak, 290 saham merosot dan 186 saham tidak bergerak. 

        Mayoritas sektor hijau, bahan baku melonjak 1,91%, transportasi 1,82%, barang konsumen primer 1,41%, teknologi 1,21%, properti 0,99%, industrial 0,43%, infrastruktur 0,40%, dan barang konsumen non primer 0,22%.

        Tiga sektor lainnya memerah sore ini. Sektor kesehatan terpantau turun -0,65%, keuangan -0,64% dan sektor energi merosot -0,13%.

        Hingga penutupan pasar, IHSG memperdagangkan 36 miliar lembar saham dengan frekuensi 2,4 juta kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan Rp17 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.728 triliun. 

        Baca Juga: OJK Ungkap Biang Kerok Outflow Usai Prabowo Soroti Pasar Modal

        Baca Juga: OJK Terima Empat Paket Calon Direksi Bursa, Total Ada 28 Nama

        PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) memimpin posisi saham top gainers dengan lonjakan 34,23% ke Rp200. Disusul PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) melejit 34,04% ke Rp126 dan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) melesat 25% ke Rp380. 

        Posisi saham top losers diisi PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) ambles -14,73% ke Rp1.100, PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) jeblok -11,11% ke Rp272 dan PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) terkoreksi -9,94% ke Rp145. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: