- Home
- /
- EkBis
- /
- Agribisnis
Harga CPO Global Stabil, Kementan Curiga Ada Permainan di Balik Jatuhnya Harga Sawit
Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
Anjloknya nilai jual hasil panen kelapa sawit rakyat menimbulkan tanda tanya besar di jajaran Kementerian Pertanian (Kementan). Fenomena penurunan harga di tingkat hulu dinilai janggal dan tidak sejalan dengan tren pasar global.
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menyoroti disparitas harga yang terjadi di tengah tingginya permintaan pasar internasional. Ia menegaskan tidak ada penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di pasar dunia.
“Jadi tidak ada perubahan, bahkan cenderung permintaannya bertambah dan harganya bertambah,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi Hilirisasi Perkebunan di kantor Kementan, Jumat (29/5/2026).
Menurut dia, ketidakseimbangan tersebut menunjukkan persoalan terjadi di rantai distribusi industri, bukan pada permintaan pasar global.
“Sehingga di hilirnya itu tidak ada perubahan, sementara di hulunya terjadi gejolak yaitu pembelian TBS yang murah,” jelas Sudaryono.
Baca Juga: Kebijakan Satu Pintu Ekspor Sawit Prabowo Lewat PT DSI Diharapkan Bisa Tambah Daya Tawar Petani
Baca Juga: Harga Sawit Mulai Pulih! GAPKI Apresiasi Langkah Cepat Kementan
Ia bahkan menyebut persoalan anjloknya harga di tingkat petani sebagai good problem karena permintaan global terhadap sawit justru meningkat.
“Kenapa good problem? Karena harga sawit di tingkat dunia, di tingkat konsumen, itu kemudian harganya tidak ada penurunan, baik penurunan harga maupun penurunan kuantitas,” paparnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: