Malaysia Luncurkan Mobil Nasional yang Tampangnya Mirip Daihatsu Rocky Hybrid
Kredit Foto: Ist
Pabrikan mobil dari Malaysia, Perodua akhirnya mengonfirmasi bahwa Ativa Hybrid akan diproduksi secara lokal dan dijual resmi di Malaysia. Bukan sekadar uji coba, melainkan model produksi massal yang bisa dibeli masyarakat umum.
Presiden dan CEO Perodua, Datuk Seri Zainal Abidin Ahmad, mengatakan pihaknya sedang memfinalisasi berbagai hal, termasuk jadwal produksi dan harga jual.
"Begitu semua sudah selesai, kami akan mengumumkan secara resmi. Pastikan saja, hybrid dari model Ativa ini akan diproduksi di Malaysia," katanya.
Zainal juga mengungkapkan bahwa proyek Ativa Hybrid mendapat dukungan dana sekitar 1,5 miliar yen (lebih dari RM37 juta atau sekitar Rp130 miliar) dari Global South Fund Jepang.
Versi hybrid yang diuji coba pada 2022 adalah model CBU (Completely Built Up) yang merupakan rebadge dari Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid.
Sistemnya menggunakan motor listrik 106 PS dan mesin bensin 1.2L yang berfungsi hanya sebagai generator (series hybrid), mirip dengan teknologi e-Power milik Nissan.
Klaim konsumsi bahan bakarnya sangat irit, yaitu 3,6 liter per 100 km (setara 27,8 km/liter) menurut siklus WLTP. Bahkan saat diluncurkan, Perodua mengklaim bisa mencapai 31,3 km/liter dalam Malaysian Driving Cycle.
Dengan produksi lokal nanti, Perodua berpeluang melakukan penyesuaian desain, interior, dan setelan suspensi agar lebih sesuai dengan selera dan kondisi jalan di Malaysia. Harga diperkirakan berada di atas varian 1.0L turbo yang saat ini dijual mulai Rp140–165 jutaan (RM62.500–73.400).
Pengalaman mengemudi e-Smart Hybrid disebut sangat efisien. Banyak yang melaporkan bisa mencapai 25 km/liter dengan mudah, jauh lebih hemat dibandingkan Ativa bensin biasa yang rata-rata 14–16 km/liter.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: