Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Targetkan Kemandirian Teknologi, Prabowo Desak Indonesia Bisa Produksi Mobil dan HP Sendiri

        Targetkan Kemandirian Teknologi, Prabowo Desak Indonesia Bisa Produksi Mobil dan HP Sendiri Kredit Foto: Sekretariat Kabinet
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ambisi besar untuk mendorong Indonesia menjadi negara industri maju ditegaskan oleh Presiden Prabowo Subianto. Negara ini ditargetkan harus mampu memproduksi berbagai kebutuhan teknologi dan otomotif secara mandiri.

        Komoditas yang disasar meliputi sepeda motor, mobil, televisi, hingga perangkat telepon genggam. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden dalam Rapat Paripurna DPR RI, Rabu, 20 Mei 2026.

        Prabowo menilai keberadaan institusi Danantara dapat menjadi instrumen penting bagi negara. Lembaga ini diproyeksikan untuk mempercepat industrialisasi nasional melalui dukungan pembiayaan dan suntikan modal kerja.

        “Kita harus industrialisasi, kita harus bikin mobil sendiri, kita harus bikin motor sendiri, kita harus bikin televisi komputer handphone kita sendiri,” ujar Prabowo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

        Presiden menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh sekadar menjadi pasar bagi produk-produk buatan negara lain. Kekuatan industri dalam negeri harus segera dibangun agar bangsa ini memiliki posisi tawar yang kuat.

        “Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk pasar lain,” kata Prabowo memberikan peringatan.

        Pemerintah saat ini tengah serius menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat industrialisasi nasional tersebut. Langkah nyata dilakukan dengan melibatkan para ahli dan akademisi dari berbagai latar belakang keilmuan.

        Prabowo mengaku telah mengumpulkan sejumlah profesor hingga pakar dari berbagai bidang untuk membantu mewujudkan cita-cita besar ini.

        “Saya sudah kumpulkan profesor-profesor," ucap Prabowo mengenai keterlibatan para akademisi tersebut. "Saya sudah kumpulkan pakar-pakar,” tambahnya.

        Kepada para ahli tersebut, Presiden meminta komitmen penuh dalam memanfaatkan kemampuan dan pengetahuan mereka. Seluruh potensi keilmuan yang dimiliki harus didedikasikan sepenuhnya untuk kepentingan kemajuan bangsa.

        “Saya katakan pengabdianmu untuk bangsa dan mewujudkan hal ini,” tutur Prabowo mengenang instruksinya.

        Baca Juga: Presiden Prabowo: Terima Kasih PDIP Berjasa untuk Demokrasi

        Prabowo juga menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak boleh memiliki mental rendah diri dalam membangun industri nasional. Rasa percaya diri dinilai menjadi modal utama untuk bersaing dengan negara-negara maju lainnya.

        “Tidak boleh kita menyerah, tidak boleh kita rasa rendah diri,” tandas Prabowo mengakhiri arahannya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: