Multi Bintang Indonesia Bawa Rasa Lemon Khas Indonesia Tembus Pasar Australia
Kredit Foto: Istimewa
Produk asal Indonesia kembali meluas ke pasar internasional. PT Multi Bintang Indonesia Tbk resmi melepas pengiriman ekspor BINTANG Radler ke Australia pada 2026, membawa cita rasa tropis khas Indonesia ke pasar yang selama ini telah akrab dengan merek BINTANG.
Langkah tersebut menjadi kelanjutan dari uji pasar terbatas yang dilakukan pada Desember 2025. Respons positif konsumen Australia membuka jalan bagi ekspansi yang lebih besar, sekaligus menandai fase baru perjalanan produk Indonesia di pasar global.
Presiden Direktur PT Multi Bintang Indonesia Tbk Roland Bala menyebut ekspor BINTANG Radler menjadi evolusi portofolio karena selama ini didominasi oleh BINTANG Pilsener.
Australia dipilih bukan tanpa alasan. Selama ini, negara tersebut telah memiliki basis penggemar BINTANG yang kuat, terutama dari konsumen yang pernah berkunjung ke Indonesia.
Dengan karakter rasa lemon segar, BINTANG Radler menghadirkan sentuhan tropis khas Indonesia yang disesuaikan dengan gaya hidup modern masyarakat Australia.
Pelepasan ekspor tersebut turut mendapat dukungan pemerintah. Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian, Merrijantij Punguan Pintaria, menilai langkah ekspor tersebut menunjukkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
“Inisiatif ekspor ini menunjukkan daya saing produk Indonesia serta peran industri dalam memperkuat kehadiran merek nasional di pasar global,” ujarnya.
Baca Juga: SKK Migas Ungkap 2 Kargo Tambahan LPG dari Australia Sudah Masuk ke RI
Dukungan juga datang dari Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang Indriya Karyadi yang menilai ekspor memiliki kontribusi penting terhadap perdagangan luar negeri nasional.
Sebelumnya, BINTANG Pilsener telah lebih dulu memasuki Belanda sejak 2013, Amerika Serikat sejak 2019, serta sejumlah pasar Asia-Pasifik. Pada 2024, portofolio BINTANG juga diperluas melalui kehadiran BINTANG Crystal di Timor Leste.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: